TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Harga Pinang Betara Mencapai 20 Ribu Rupiah Perkilo, DisbunakKeswan Kampar Anggarkan 12 Ribu Batang

Harga Pinang Betara Mencapai 20 Ribu Rupiah Perkilo, DisbunakKeswan Kampar Anggarkan 12 Ribu Batang

KAMPAR - lenteranews co, Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunakkeswan) Kabupaten Kampar telah menganggarkan 12 ribu batang pinang betara.

Hal ini dilakukan untuk menjadi sumber pendapatan bagi petani, dimana harga pinang betara saat ini mencapai 16.000 ribu rupiah sampai 20.000 ribu rupiah perkilogramnya.

Untuk pemasaran pinang betara ini tidaklah begitu susah. Dimana masyarakat biasanya juga ada yang mempunyai tanaman pinang yang biasa juga dijual.

"Harga pinang betara saat ini mencapai 16.000 ribu rupiah sampai 20.000 ribu rupiah perkilogramnya, dan untuk pemasaran tidak begitu susah," ujar Kadis Disbunakkeswan Ir. Syahrizal melalui Kasi Sarana Dan Prasarana dan Pemasaran Nuraini SP, MSi saat dikonfirmasi lenteranews.co di ruang kerjanya, senen (21/06/21).

Lebih lanjut dikatakan Nuraini, bahwa Pola tanam pinang betara yang baik menggunakan sistem segitiga atau segilima. Tidak ditanam lurus berjajar.

"Adapun jarak tanam pinang yang direkomendasikan, yaitu ukuran 2,5 x 3 m, 3 x 3 m, 2,75 x 2,75 m bisa juga 2.7 m x 2.7 m," ujar Nuraini lagi.

Pinang Betara merupakan salah satu jenis pinang yang termasuk dalam varietas unggul yang telah mendapatkan rekomendasi dari pemerintah.

Buah pinang atau bahasa latinnya Areca Cathecu merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia, sehingga permintaan akan buah pinang ini lumayan tinggi.

Nuraini menambahkan, bahwa tanaman pinang betara ini bisa juga di tumpang sari dengan sawit, dengan jarak tanam sawit 8x9 m.

"Tanaman pinang betara ini bisa ditanam dalam kebun sawit, dan biasaya pada umur 3 tahunan, tanaman pinang betara ini sudah bisa di panen," pungkasnya.