TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1442 H, Kemenag Kampar Adakan Diskusi Dengan Ormas Islam

Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1442 H, Kemenag Kampar Adakan Diskusi Dengan Ormas Islam

bANGKINANG – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar mengadakan diskusi dengan Ormas Islam terkait pembatalan keberangkatan haji oleh Pemerintah  melalui Menteri Agama tahun  1442 H / 2021 M, melalui Room Zoom Meeting, hari jum’at 11 juni 2021. Diskusi tersebut langsung dipimpin oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Alfian MAg, didampingi Kepala Subbag Tata Usaha H Fuadi Ahmad SH MAB, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Holip S.Ag.

Dalam kesempatan tersebut Alfian menyampaikan, seperti yang telah di umumkan oleh Menteri Agama, Yaqut Chalil Qoumas dalam konferensi pers pada tanggal 3 Juni 2021, Bahwa pelaksanaan haji 1442 H Tahun 2021  Di Batalkan. Pembatalan ini dengan pertimbangan faktor kesehatan, keselamatan dan keamanan Jema’ah Haji yang terancam akibat Covid 19 yang melanda hampir seluruh dunia.

Di samping itu, Arab Saudi belum mengundang Negara-Negara lain termasuk Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota pemahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 karena Dampak Covid 19, jelas Alfian.


Alfian berharap informasi ini dapat disampaikan oleh Ormas Islam, KUA dan Penyuluh Agama  kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Kampar, bahwa saat ini banyak pemberitaan yang tidak bertanggung jawab atau berita hoax. "Mari kita perangi Hoax dan penebar fitnah di Negeri ini," tegasnya.

Kemudian Kakan Kemenag Kampar juga menerangkan bahwasanya bagi Jema’ah Calon Haji (JCH) tahun ini, yang sudah melakukan Biaya Pelunasan Ibadah Haji (BPIH), sudah bisa mengambil kembali biaya pelunasannya. Pengambilan BPIH ini, tidak akan menghilangkan Nomor Porsi Hajinya. Yang mengilangkan Nomor Porsi Hajinya, Jika kita mengambil setoran awal 25 Juta Rupiah, sewaktu mendaftar atau mendapatkan Nomor Porsi Haji. 

Jadi, ini yang perlu dipahami, dan sekali lagi jangan sampai termakan berita Hoax. Jika ada yang kurang paham atau tidak mengerti, bisa tanya langsung ke Kantor Kemenag Kampar, tepatnya di Seksi Peyelenggara Haji dan Umrah, pungkas Alfian.

Adapun Ormas Islam yang di undang pada diskusi melalui Zoom Meeting kali ini di antaranya adalah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Kampar, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kab. Kampar, IPHI Kampar, PC NU Kampar, PD. Muhammadiyah, GP Ansor Kampar, DMI Kampar, Kepala KUA se Kab.Kampar dan Penyuluh Agama. 

(*)