TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Diduga Depresi, Warga Tapung Hilir ini Nekat Gantung Diri

Diduga Depresi, Warga Tapung Hilir ini Nekat  Gantung Diri

TAPUNG HILIR - Seorang pria paroh baya inisial KU (50) warga Desa Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, ditemukan tewas gantung diri di pohon manggis samping rumahnya pada Rabu sore (19/05/2021).

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya Teguh Setiawan yang baru pulang dari rumah temannya, ia menemukan korban dalam posisi kepala tergantung terlilit kawat dengan tubuh terjuntai lemas dibawah pohon manggis samping rumahnya.

Melihat kejadian tersebut, Teguh langsung menghubungi kerabatnya Muliono dan juga menghubungi pihak Kepolisian dari Polsek Tapung Hilir, tidak berapa lama personel Polsek Tapung Hilir bersama pihak puskesmas Tapung Hilir tiba ditempat kejadian.

Anggota Polsek kemudian melakukan olah TKP, meminta keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti, sementara pihak Puskesmas dr. Margaret Teter melakukan visum luar terhadap korban.

Berdasarkan keterangan dari anak kandung korban, mengatakan bahwa orang tuanya itu mengalami depresi sejak 2 tahun lalu dan diduga karena itulah korban nekat mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Tapung Hilir IPTU Aprinaldi SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi terkait kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan telah mengikhlaskan kejadian ini, korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan, ujar Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kampar