TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

40 Orang Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia, Naas Kapal Banawa Nusantara 58 Terbalik

40 Orang Tenggelam, 1 Orang Meninggal Dunia, Naas Kapal Banawa Nusantara 58 Terbalik
Foto Kapal Banawa Nusantara 58

KAMPAR - Peristiwa naas terjadi yang dikabarkan satu orang meninggal dunia akibat terbaliknya Kapal Banawa Nusantara 58, GT.35 No 910/Kd, Sabtu sore lebih kurang sekira jam 16.00 Wib (19/12/2020).

Kapal tersebut ditumpangi oleh rombongan Himpunan Pramuwista Indonesia (HPI) yang melakukan perjalanan keliling seputaran Danau PLTA koto panjang pada sabtu sore di Kecamatan XIII Koto Kampar.

Hal ini dibenarkan Kepala BPBD Kampar Afruddin Amga S.T., M.T saat dikonfirmasi melalui Via Selulernya, Sabtu malam (19/12/20). Dikatakannya bahwa kejadian tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia yang berinisial Salman Alfarisi (38) dari rombongan HPI Pekanbaru.

"Korban dapat dievakuasi lebih kurang satu jam setegah kemudian. Penumpang lebih kurang 40 orang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Amga mengatakan bahwa dari data yang dihimpun BPBD Kampar, kejadian bermula saat Kapal Banawa Nusantara 58 berbelok hingga menabrak tunggul kayu yang mengalami kecelakan hingga kapal tersebut terbalik.

"Kapal tersebut mengalami kecelakaan, kemungkinan tertabrak bekas-bekas kayu-kayu lama yang ada di danau tersebut," ujarnya lagi.

Ia menambahkan, bahwa upaya yang dilakukan oleh Satgas BPBD, TNI/Polri dan masyarakat setempat dalam pencarian korban yang tenggelam. Dan Allhamdulillah satu jam setelah kejadian itu, korban berhasil ditemukan.

"Allhamdulillah dari 40 orang korban tenggelam tersebut, 39 orang selamat yang mengalami luka-luka, dan satu orang meninggal dunia," tutupnya.