TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Peserta Didik dan Guru Bakal Jalani Rapid Test

Peserta Didik dan Guru Bakal Jalani Rapid Test

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, bakal melakukan pemeriksaan rapid test secara gratis terhadap seluruh peserta didik dan guru.

"Jadi kalau pertemuan terbatas nanti dilanjutkan, peserta didik, guru dan pegawai sekolah akan di-rapid tes. Ada tim kesehatan nanti yang melakukan rapid test," kata Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, usai memimpin rapat evaluasi penerapan belajar tatap muka, Rabu (18/11).

Pada pertemuan perdana Senin (16/11) kemarin di 23 SMP negeri, sebut walikota, rapid test belum dilakukan karena masih tahap uji coba belajar tatap muka terbatas di tengah pandemi Covid-19.

"Kemarin belum kita lakukan karena baru uji coba," ucapnya.

Selain dilakukan rapid test, terang walikota, pemerintah kota juga akan membagikan masker kepada seluruh peserta didik dan guru di sekolah yang mengikuti belajar tatap muka terbatas.

"Masker ini akan diberikan oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)," tutup walikota.