TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Walikota Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

Walikota Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

 Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, MT, memimpin langsung apel gelar pasukan kesiapsiagaan tanggap bencana, Kamis (5/11/2020). Apel berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Kota Pekanbaru. 

Wako mengatakan, apel ini bentuk kesiapan menghadapi bencana alam. Ia menyebut apel ini bentuk kesiapan aparat gabungan dalam menghadapi ancaman bencana.

"Kita beruapaya, agar siap menghadapi ancaman bencana seiring perubahan cuaca yang terjadi," terangnya usai apel. 

Ada sejumlah potensi ancaman bencana alam dengan kondisi geografis Kota Pekanbaru. Ia menyebut potensi kebencanaan ini tidak terhindar.

Sejumlah potensi ancaman bencana alam akibat cuaca ekstri. Sebut saja angin puting beliung, hujan petir hingga banjir.

Ancaman ini menimbulkan potensi korban jiwa dan kerusakan bangunan. Banjir bisa diantisipasi dengan normalisasi sungai. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru bisa bekerjasama dengan aparat gabungan dalam mencegah bencana. Ia mengajak masyarakat ikut menjaga kesehatan dan lingkungan.