TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Gubri Minta Napi Bergejala Covid-19 Dibawa ke RS Rujukan

Gubri Minta Napi Bergejala Covid-19 Dibawa ke RS Rujukan
Gubernur Riau H Syamsuar (tengah) ketika memberikan keterangan pers didampingi Kakanwil Kemenmkumham Riau Ibnu Chuldun dan Kadiskes Riau Hj Mimi Yuliani Nazir, Kamis (5/11/20) di kediaman.

Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar memberikan perhatian penuh terhadap kasus ratusan warga binaan Lapas Klas II A Pekanbaru yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Bahkan Gubri meminta bagi warga Narapidana (Napi) yang belum terkonformasi Covid-19, namun sudah menunjukkan gejala demam, diminta segera dibawa ke rumah sakit. Sehingga segera dapat diantisipasi agar tidak menjadi positif Covid-19.

"Kalau ada nanti warga binaan itu gejala, itu harus kita masukkan ke rumah sakit rujukan. Gejalanya itu, bisa demam panas, bisa batuk, sesak napas, nah ini tentunya gejala yang jelas yang dikhawatirkan akan berkembang," kata Gubri didampingi Kakanwil Kemenmkumham Riau Ibnu Chuldun dan Kadiskes Riau Hj Mimi Yuliani Nazir, Kamis (5/11/20) di kediaman Gubri.

Pemprov Riau kata Gubri, berkewajiban untuk menyiapkan ruang isolasi khusus di rumah sakit-rumah sakit rujukan. Tentunya, para Napi yang menjalani isolasi itu akan mendapatlan pengawalan yang ketat dari aparat terkait.

"Tentunya rumah sakit yang memiliki CCTv, agar bisa memonitornya. Karena inikan warga binaan yang harus diawasi, sementara petugas Lapasnya kan hanya berada di luar," jelas Gubri.

Selain itu, Gubri juga berharap pihak Lapas dan Kemenkumham Riau terus melalukan koordinasi dengan Pemprov Riau. Sehingga diharapkan semua penanganan Covid-19 di Lapas Pekanbaru dapat diatasi secepatnya.

Sementara Kakanwil Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun mengaku sangat mengapresiasi bantuan dan perhatian yang diberikan Gubri Syamsuar dan jajarannya. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau.

Ibnu juga mengatakan, jika saat ini telah terkonfirmasi positif Covid-19 357 Napi. Pihaknya telah mempersiapkan ruangan khusus isolasi bagi Napi positif Covid-19 itu.

"Blok untuk ruang isolasi itu letaknya jauh dari blok bagi warga binaan yang lain. Kita telah siapkan ruang isolasi dengan kapasitas 300-an orang," ungkapnya.

Pihaknya juga berharap agar masyarakat dan pihak keluarga warga binaan untuk tidak cemas dan khawatir. Pihaknya akan terus berupaya merawat para Napi hingga sembuh dari Covid-19.