TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

Di Tengah Pandemi, Petani Kuansing Penen Raya Padi

 Meski menghadapi situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten, Kuantan Singingi (Kuansing) bersama petani masih terus berupaya meningkatkan produksi padi di daerah yang memiliki slogan ''Bersatu Nogori Maju'' itu. 

Baru-baru ini, Pjs Bupati Kuansing, Roni Rakhmat bersama petani Desa Teberau Panjang, melaksanakan panen raya padi, di Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing, Riau pada Selasa (20/10/2020). 

Program ini merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Kuansing, dalam peningkatan ketahanan pangan, guna mengantisipasi kelangkaan dan kekurangan stok pangan di daerah terutama beras, untuk Perbaikan Mutu Intensifikasi (PMI). 

Panen raya ini dilaksanakan pada lokasi PMI Gunung Toar, diatas hamparan seluas 136 hektar. Padi yang ditanam merupakan hasil penanaman pada bulan Juli lalu. Dari program percepatan tanam untuk mengantisipasi kelangkaan pangan akibat dampak pandemi Covid-19. 

"Kita bersyukur kepada Allah SWT, meski dalam kondisi pandemi, para petani masih bisa melakukan cocok tanam padi pada tahun 2020 ini. Kita juga bersyukur masih terhindar dari bencana alam kemarau dan banjir, yang sebelumnya pernah terjadi melanda, sehingga menyebabkan tanaman padi mengalami gagal panen," kata Pjs Bupati Kuansing, Roni Rakhmat, Rabu (21/10/2020). 

Roni menjelaskan, saat ini di beberapa kecamatan di Kabupaten Kuansing, masih ada pertanaman padi yang masih menunggu jadwal panen. Diperkirakan luasnya sekitar 1.824 hektar. 

Roni berharap, para petani juga bisa meningkatkan cara-cara berbudidaya dengan menerapkan teknologi-teknologi terbaru dan meningkatkan IP-200 pada musim tanam berikutnya, agar bisa tercapai peningkatan produktivitas.

Dijelaskan Roni, saat ini Gubernur Riau telah mencanangkan program Riau Bergerak Tanam Padi (Riau Bertani) 2020-2024. Kegiatan ini untuk meningkatkan produksi padi di Riau. Dalam program tersebut, Pemprov Riau telah melakukan kegiatan di Kabupaten/Kota. Untuk Kuansing ada dua klaster, luasnya 1.539 hektar dan akan di panen pada tahun 2021 mendatang. 

"Semoga panen raya padi ini bisa memenuhi kebutuhan beras daerah dan kedepan program ini tetap berlanjut, sehingga petani kita bisa mengembangkan bidang pertanian terutama padi," Roni menuturkan.