TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Pengurusan PI 10 Persen Tinggal Menunggu Surat PHE Siak ke Kementerian ESDM

Pengurusan PI 10 Persen Tinggal Menunggu Surat PHE Siak ke Kementerian ESDM
Plt Dirut PT Riau Petroleum, Darusman

Semua persyaratan pengurusan Participacing Interest (PI) sebesar 10 persen dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk pengelolaan Wilayah Kerja Blok Siak sudah dilengkapi. 

Demikian dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Riau Petroleum, Darusman, Selasa (6/10/20). Berikutnya menurut Darusman lagi, tinggal menunggu  surat dari PHE Siak ke Kementerian ESDM. 

"Sudah kita lengkapi. Tinggal menunggu kelengkapan surat yang akan dikirim ke kementerian," kata Darusman yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Riau Petroleum. 

Menurutnya, semua persaratan dan kelengkapan surat tersebut diharapkan akan sudah tuntas dan sudah berada di meja Menteri ESDM dalam waktu tidak lama lagi. PT Riau Petrolum juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Baik Pemprov Riau selaku pemegang saham, termasuk instansi vertikal.

"Kita terus berupaya maksimal. Hasilnya, nanti dari Kementerian ESDM yang menetapkan tahun berlakunya PI untuk Riau Petroleum," papar Darusman. 

Selain itu, mantan Kepala Biro Humas   Setdaprov Riau ini juga mengatakan berupaya memenuhi administrasi guna mengejar untuk mendapatkan PI 10 persen dari Blok Kampar. 

Seperti diketahui, penunjukan Darusman sebagai Plt Dirut PT Riau Petroleum melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) pada Selasa (29/9/20) lalu. Sementara Direktur Utama Ahmad Sabidi dan Direktur Operasional Zulfan Sura diberhentikan dengan hormat dari jabatannya.  

RUPS-LB yang dipimpin Sekdaprov Riau Yan Pranajaya itu mengamanatkan jabatan Darusman sebagai Plt Dirut dan juga Direktur Operasional, hingga dilaksanakannya Uji Kelayakan dan Kepatutan