TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Gubri Terima Getam Sarang Tabuan Dari Serai Serumpun

Gubri Terima Getam Sarang Tabuan Dari Serai Serumpun

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar didampingi Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan, Raja Yoserizal Zein menerima secara langsung Getam Sarang Tabuan dari Serai Serumpun di Kekediaman Gubernur, Selasa (06/10/2020).

Sebelum acara penyerahan getam sarang tambuan yang hadir harus melakukan rapid test terlebih dahulu dan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Serai Serumpun merupakan sekelompok pemuda melayu yang berasal dari seluruh daerah se-Provinsi Riau yang cinta terhadap budaya melayu dan warisan budaya melayu.

Sedangkan Getam Sarang Tabuan ialah hiasan kepala atau disebut dengan destar, yakni diantaranya tanjak, tengkolok, semutar dan getam.

Getam Sarang Tabuan yang diserahkan kepada Gubri Syamsuar adalah getam yang pernah dipakai oleh Sultan Syarif Kasim pada tahun 1940 dan dibuat dengan cara berguru dan bersanad.

Gubri Syamsuar menyampaikan kebanggannya terhadap pemuda melayu di Provinsi Riau yang masih terus mau belajar dan masih mencintai warisan budaya.

"Saya bangga selaku orang melayu, karena pemuda melayu yang tidak cangung dan berhidmat untuk melestarikan budaya melayu," kata Syamsuar.

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, ungkapnya, banyak anak melayu yang bangkit dan kembali memanfaatkan kreatifitas untuk kembali berjuang bersama untuk negeri.

"Tentunya apa yang telah dilakukan Serai serumpun sangat bermakna buat kami selaku pemimpin dan ini harus kita kembangkan dan lestarikan supaya lebih dikenal masyarakat Riau dan Indonesia bahkan dunia," kata Syamsuar.

Di akhir acara, pembuat getam sarang tebuan Pertama di Riau, Muhammad Ridwan menyerahkan secara langsung kepada Gubernur Riau, Syamsuar sekaligus menyerahkan buku yang didalamnya terdapat Sultan Syarif Kasim yang sedang memakai Getam sarang tebuan.