TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Kadiskes Riau Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Riau Melambung Tinggi

Kadiskes Riau Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Riau Melambung Tinggi

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau mengatakan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau hingga hari ini, Senin (14/9/2020) masih terjadi peningkatan cukup tajam. Yang mana menurutnya hal tersebut disebabkan beberapa faktor.

Pertama, terjadinya transmisi dari pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri dari rumah yang tidak efektif. Karena banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri masih mengabaikan protokol kesehatan.

"Ini karena pasien merasa bebas bila di rumah dan tidak ada yang mengontrol," terang Mimi di Pekanbaru.

Kedua, adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan swab mandiri di rumah sakit swasta. Hal tersebut, ungkapnya, bisa saja dilakukan untuk persyaratan dari perjalanan bisnisnya dan murni untuk mengetahui kondisi fisiknya.

Ketiga, memang betul-betul ada gejala Covid-19. Dijelaskan Mimi, sebelum pasien dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, ia sudah rawat inap di rumah sakit suspek dengan menunjukkan gejala-gejala Corona.

"Hingga akhirnya dilakukan swab dan ternyata hasilnya positif Covid-19," ujarnya.

Keempat, gencarnya Pemerintah untuk melakukan swab massal di perkantoran yang bertujuan untuk melakukan tracking contact dari pasien-pasien positif sebelumnya. Kelima, masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan.

Mimi melihat, kesadaran masyarakat Riau khususnya Kota Pekanbaru dalam menerapkan protokol kesehatan masih rendah. Untuk itu, ia tak hentinya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk disiplin terhadap protokol kesehatan. Bahkan, Mimi menyebutkan Pemerintah telah mengeluarkan imbauan dan peraturan-peraturan terkait penerapan protokol kesehatan serta sanksi pelanggarannya.

"Mari melakukan protokol kesehatan demi melindungi sesama, kita memakai masker melindungi diri sendiri, orang lain memakai masker juga untuk melindungi kita. Mari saling melindungi," ajaknya.