TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Pemprov Riau Bakal Buka Rekrutmen Tenaga Medis

Pemprov Riau Bakal Buka Rekrutmen Tenaga Medis

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam waktu dekat ini akan membuka rekrutmen untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis terkait upaya penanganan covid-19 di wilayah setempat. 

Hal tersebut, diungkapkan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar pada Senin (14/9/2020) malam di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Dikatakan Gubri, saat ini Provinsi Riau mengalami kekurangan tenaga medis, baik untuk penanganan di rumah sakit, maupun di tempat-tempat isolasi mandiri yang telah disiapkan pemerintah. Hal itu, menyusul adanya peningkatan kasus konfirmasi positif covid-19 yang terjadi dalam kurun waktu terakhir.

"Terkait kekurangan tenaga medis, baik bidang kesehatan, termasuk rumah sakit akan melakukan rekrutmen sendiri-sendiri. Mereka bekerja sama dengan IDI dan PPNI, ini kaitannya agar mereka (tenaga medis yang direkrut, red) bisa dibawa latihan," kata Gubri. 

"Karena tadi kata direktur rumah sakit, mereka tidak bisa langsung bekerja. Tapi harus diberi petunjuk-petunjuk dulu agar mereka siap bekerja sesuai protap penangan covid-19," tambah Gubri.

Gubri berharap, tenaga medis yang direkrut, nantinya merupakan orang-orang yang siap bekerja, membantu upaya penanganan covid-19 di Provinsi Riau.

"Nanti akan ada pembicaraan lanjutan terkait dengan tenaga medis ini. Tadi baru memperhitungkan, kalau Pemko Pekanbaru membutuhkan sekitar 200 orang, kalau kita (Pemprov Riau, red) baru diinventarisir, baik dari RSUD Arifin Achmad, maupun Dinas Kesehatan," kata Gubri.

"Kalau di Dinas Kesehatan, nanti mereka akan melayani di fasilitas-fasilitas di luar rumah sakit. Tapi khusus rumah sakit, mereka (pihak rumah sakit, red) diberikan kebebasan untuk merekrut, baik dokter dan perawatannya. Tapi ini angkanya belum ditetapkan," tambah Gubri lagi.

Oleh karena itu, kata Gubri, dirinya telah memerintahkan agar masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat menghitung kebutuhan tenaga medis yang diperlukan.

"Saya minta ini dalam waktu sesingkat-singkatnya, satu atau dua hari kedepan, masing-masing pihak menyiapkan jumlah tenaga medis sesuai dengan yang dibutuhkan berkaitan dengan pelayanan isolasi mandiri," demikian Gubri.