TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Unjuk Rasa FORMA, Meminta Mencopot AKBP Hengki Poerwanto Kapolres Kuansing

 Unjuk Rasa FORMA, Meminta Mencopot AKBP Hengki Poerwanto Kapolres Kuansing

Teluk Kuantan, Forum Mahasiswa Kuantan Singingi, Riau meminta mencopot AKBP Hengki Poerwanto selaku Kapolres Kuansing 
Hal itu di sampaikan Oleh FORMA saat aksi. Senin, 7 September 2020.

 Gusri Fauzi Koordinator Umum menyampaikan bahwa aksi pada siang hari ini  menyampaikan beberapa tuntutan :
1. Meminta KAPOLRI mengevaluasi kinerja Kapolres Kuansing. 
2. Memproses Secara Hukum Dugaan Oknum penegak hukum yang terlibat dalam Aktivitas PETI secara langsung maupun tidak langsung. 
3.Mengusut tuntas aliran data peti sampai ke penampung tambang ilegal.
Kemudian perlu kami sampaikan kepada semua pihak, jangan ada yang mempolitisir gerakan kami ini." Tutup Fauzi Selaku Sekretaris Umum FORMA Kuantan Singingi. 

Menurut korlap aksi forum Mahasiswa Kuansing menyatakan penegak hukum kuansing telah gagal menjalankan tugas dan fungsi serta beliau berharap polda dan Mabes polri evaluasi kinerja Kapolres kuansing "Penegak hukum kuansing gagal menjalankan tugas dan fungsinya, kami minta kapolda beserta mabes polri evaluasi kinerja Kapolres. Kalau perlu copot" tutup edo cipta Wiganda yang merupakan Mensospol umri tersebut


Senada dengan itu presiden uniks menuturkan
"Kami menilai pada hari ini KAPOLRES KUANSING telah gagal menjalankan tugas nya. Kemudian perlu kami sampaikan bahwa Kapolres tidak ada itikad baik untuk menemui mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi yang akan kami sampaikan. Kami pastikan kami dalam 2 hari kedepan kami akan  kembali hadir dengan masa yang lebih banyak."Tegas Boy Nopri Yarko Alkaren selaku Ketua Umum FORMA Kuantan Singingi.