TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Mentri PUPR Segera ke Riau Tinjau Tol

Mentri PUPR Segera ke Riau Tinjau Tol

Gubernur Riau, Syamsuar, belum bisa memastikan kapan akan diresmikan tol Pekanbaru-Dumai (Permai), oleh Presiden Joko Widodo, pasalnya hingga saat ini permasalahan pembebasan lahan milik masyarakat dan perushaan, belum terselesaikan. Karena tidak ada kata sepakat baik dari pihak perushaan dalam hal ini SKK Migas, PT Chevron, dan lahan masyarakat yang bersetifikat.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan belum selesainya masalah ganti rugi lahan, karena persoalan jalan tol Permai ada dua kepemilikan hak di Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang 131 kilometer itu. 

"Jadi hak pertama milik warga yang sudah memiliki sertifikat, dan kedua Barang Milik Negara (BMN) yang sudah didaftar oleh Chevron ke Kementerian Keuangan melalui  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)," ujar Gubri, Rabu (2/9), usai mengasakan rapat beraama SKK Migas, dan BPN, di Kantor Gubernur Riau. 

Dijelaskan Gubri, untuk pengerjaan fisik, jalan bebas hambatan yang memiliki enam pintu tol tersebut sudah selesai. Namun pihaknya akan menyelesaikannya bersama Kementrian PUPR. Dan dijadwalkan dalam waktu dekat Mentri PUPR akan menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan yang belum terselesaikan. Dan sebelum jalan tol Permai diresmikan terlebih dulu Menteri PUPR akan datang ke Riau melihat kesiapan jalan tol. 

"Untuk fisik jalan tol Permai tidak ada masalah. Sudah selesai semua tinggal persoalan ganti rugi lahan, ini yang dikonsinyasi di Pengadilan. Tapi prosesnya tak bisa sebentar, karena kepemilikan tanah ada juga orang Jakarta. Ada rencana pak Menteri PUPR akan ke sini, baru nanti kita dapat gambaran soal bagaimana peresmian," tegas Gubri.