TERKINI
Bupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih Berkelanjutan

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

 Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengaku prihatin dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 sejak beberapa hari terakhir.

"Terutama sejak tanggal 27 kemarin ada tambahan 40 kasus, kemudian tanggal 30 bertambah 46 kasus lagi. Jadi kita cukup prihatin dengan lonjakan kasus ini dalam masa adaptasi perilaku hidup baru," ucapnya, Senin (31/8).

Disampaikan wali kota, sekitar 60 persen lebih dari total kasus positif saat ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Dari OTG ini, mereka lebih banyak memilih untuk isolasi mandiri. Jumlahnya lebih dari 200 orang yang isolasi mandiri ini dan sekitar 70-an orang dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Untuk menekan sebaran corona, terang wali kota, pemerintah kota aktif melakukan pemeriksaan swab secara massal khususnya di klaster kantor pemerintahan, BUMN dan instansi vertikal.

"Kemudian kita juga lakukan tracing terhadap kontak erat dan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggal kasus positif. Itu yang kita lakukan agar dapat mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup wali kota.