TERKINI
HUT Riau ke-69, PT Arara Abadi Salurkan Beasiswa bagi 40 Pelajar-Mahasiswa Suku SakaiPencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lokal

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

Wali Kota Prihatin dengan Lonjakan Kasus Positif

 Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT, mengaku prihatin dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 sejak beberapa hari terakhir.

"Terutama sejak tanggal 27 kemarin ada tambahan 40 kasus, kemudian tanggal 30 bertambah 46 kasus lagi. Jadi kita cukup prihatin dengan lonjakan kasus ini dalam masa adaptasi perilaku hidup baru," ucapnya, Senin (31/8).

Disampaikan wali kota, sekitar 60 persen lebih dari total kasus positif saat ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Dari OTG ini, mereka lebih banyak memilih untuk isolasi mandiri. Jumlahnya lebih dari 200 orang yang isolasi mandiri ini dan sekitar 70-an orang dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Untuk menekan sebaran corona, terang wali kota, pemerintah kota aktif melakukan pemeriksaan swab secara massal khususnya di klaster kantor pemerintahan, BUMN dan instansi vertikal.

"Kemudian kita juga lakukan tracing terhadap kontak erat dan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggal kasus positif. Itu yang kita lakukan agar dapat mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutup wali kota.