TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Pengadaan Buku Masuk Rumah Dari Yayasan Yagemi Mencatut Nama Kasi Intel Kajari Kuansing

 Pengadaan Buku Masuk Rumah Dari Yayasan Yagemi Mencatut Nama Kasi Intel Kajari Kuansing
Kicky Arif Yanto.

Yayasan Yagemi dalam pengadaan buku Masuk rumah tahun 2020 yang pembiayaanya dari dana desa mencatut nama Kasi Intel Kejari Kuansing, Kicky Arif Yanto.

Kicky Kasi intel Kejari Kuantan Singingi meradang atas pencatutan nama nya itu. Terkait dengan pengadaan bergulir 

"Buku Masuk Rumah" yang di biayai dari dana Desa tahun 2020 ini yang disinyalir tidak menurut mekanisme dan menyalahi aturan. Sampai saat ini yang sudah 12 desa mengadakan kontrak kerjasama dikecamatan Kuantan Mudik dengan yayasan Yagemi yang berpusat di jakarta.

Ketika di konfirmasi kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Kicky Arif yanto di kantornya saat setelah acara jumpa pers mengatakan," Kenapa harus Bawa nama saya dan kejaksaan kuansing dalam penjualan buku ke Desa dan seperti rekaman yang telah saya terima bahwa ada Kepala Desa yang menyebutkan, ada campur tangan dari Kejaksaan.Nanti kita panggil dan seperti yang sudah saya sampaikan juga di grup forkades juga kami tidak terlibat atas pengadaan buku masuk rumah yang di biayai oleh dana desa dengan yayasan yagemi itu.Dan kalau ada yang mengatas namakan kegiataan dari pengadaan buku itu tidak benar,dan saya juga tidak ingin ada permasalahan di kemudian hari yang peruntuknya tidak tepat dan mubazir tutup Kicky.(nn)