TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Pengadaan Buku Masuk Rumah Dari Yayasan Yagemi Mencatut Nama Kasi Intel Kajari Kuansing

 Pengadaan Buku Masuk Rumah Dari Yayasan Yagemi Mencatut Nama Kasi Intel Kajari Kuansing
Kicky Arif Yanto.

Yayasan Yagemi dalam pengadaan buku Masuk rumah tahun 2020 yang pembiayaanya dari dana desa mencatut nama Kasi Intel Kejari Kuansing, Kicky Arif Yanto.

Kicky Kasi intel Kejari Kuantan Singingi meradang atas pencatutan nama nya itu. Terkait dengan pengadaan bergulir 

"Buku Masuk Rumah" yang di biayai dari dana Desa tahun 2020 ini yang disinyalir tidak menurut mekanisme dan menyalahi aturan. Sampai saat ini yang sudah 12 desa mengadakan kontrak kerjasama dikecamatan Kuantan Mudik dengan yayasan Yagemi yang berpusat di jakarta.

Ketika di konfirmasi kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi Kicky Arif yanto di kantornya saat setelah acara jumpa pers mengatakan," Kenapa harus Bawa nama saya dan kejaksaan kuansing dalam penjualan buku ke Desa dan seperti rekaman yang telah saya terima bahwa ada Kepala Desa yang menyebutkan, ada campur tangan dari Kejaksaan.Nanti kita panggil dan seperti yang sudah saya sampaikan juga di grup forkades juga kami tidak terlibat atas pengadaan buku masuk rumah yang di biayai oleh dana desa dengan yayasan yagemi itu.Dan kalau ada yang mengatas namakan kegiataan dari pengadaan buku itu tidak benar,dan saya juga tidak ingin ada permasalahan di kemudian hari yang peruntuknya tidak tepat dan mubazir tutup Kicky.(nn)