TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

BPKP - Pemprov Launching Aplikasi Mata Bansos, Plt Kadissos Siak Sebut Inovasi Untuk Monitoring Bans

BPKP - Pemprov Launching Aplikasi Mata Bansos, Plt Kadissos Siak Sebut Inovasi Untuk Monitoring Bans

PEKANBARU. Superriau.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Pemprov Riau berkolaborasi untuk membangun aplikasi “Mata Bansos” atau Monitoring Data Bantuan sosial. Mata Bansos adalah aplikasi untuk memantau dan mengendalikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau, khususnya yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Riau Tahun 2020.

Melalui video conference Kepala BPKP Pusat Muhammad Yusuf Ateh mengajak pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, untuk selalu memperbarui data penerima bansos agar tepat sasaran. Dalam pelaksanaannya, BPKP melalui perwakilan di Provinsi Riau akan selalu mendampingi dalam menyelesaikan permasalahan pendataan bansos.

“ BPKP akan selalu mendampingi untuk bersama keluar dari krisis ini. Yang terpenting adalah untuk selalu mengupdate data agar pemberian bantuan sosial bisa berjalan dengan lancar dan baik " ucapnya.

Aplikasi Mata Bansos tersebut diluncurkan secara virtual oleh Gubernur Riau Syamsuar didampingi Kepala BPKP Perwakilan Riau Farid Firman dan pejabat lainnya di Posko Gugus Tugas COVID-19 Riau di Pekanbaru, Jum'at (5/6/2020).

Usai peluncuran aplikasi tersebut Plt Kepala Dinas Sosial Rubiati saat ditemui menuturkan, aplikasi ini diluncurkan untuk memonitor sejauh mana perkembangan bantuan sosial tersebut ke masyarakat. 

" Tentunya kami menyambut baik dengan adanya sistem aplikasi ini, sehingga nanti dengan mudahnya kami untuk memantau setiap perkembangan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat " ujarnya. 

Manfaat dari aplikasi Mata Bansos ini adalah, lanjut dia, pertama memonitor anggaran dan realisasi bantuan sosial yang berasal dari bantuan keuangan provinsi per kabupaten/kota secara real time. Kedua memverifikasi seluruh data penerima manfaat. Ketiga untuk mengupdate seluruh data penerima manfaat.

" Jadi masing-masing OPD harus sinkron dan terintegrasi, agar tidak terjadi tumpang tindih penerima bantuan " imbuhnya. 

Peluncuran aplikasi Mata Bansos secara virtual melalui video conference itu diikuti Pj Sekda Siak Jamaluddin, Inspektur Faly Wurendaresto, Kadis Kominfo Arfan Usman, dan perwakilan dari Polres Siak.