TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

TBS Kelapa Sawit Mengalami Penurunan Harga, Berikut Disampaikan Disbunnak Keswan Kampar

TBS Kelapa Sawit Mengalami Penurunan Harga, Berikut Disampaikan Disbunnak Keswan Kampar

KAMPAR – Kabid Usaha Perkebunan Disbunnak Keswan Kampar, Helvizar, mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau periode 29 April hingga 5 Mei 2026 memang mengalami penurunan. 

Namun demikian, kondisi harga saat ini masih relatif stabil dan tetap menguntungkan bagi petani sawit.

“Walaupun ada penurunan harga, kondisi harga TBS sawit saat ini masih cukup baik dan masih membantu perekonomian petani sawit, khususnya di Kabupaten Kampar,” ujar Helvizar di Bangkinang, Kamis (7/5/2026).

Ia juga mengimbau petani untuk terus menjaga kualitas buah sawit yang dipanen agar harga jual tetap maksimal di tingkat pabrik kelapa sawit.

“Kami berharap petani memperhatikan kualitas panen dan tidak memanen buah mentah, sehingga harga TBS yang diterima tetap optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau menetapkan harga TBS sawit pola Kemitraan Swadaya dan Plasma untuk periode Rabu-Selasa, 29 April hingga 5 Mei 2026. Pada periode ini, harga sawit mengalami penurunan terutama pada kelompok umur tanaman 9 tahun.

Untuk pola Kemitraan Swadaya, harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.854,21 per kilogram atau turun Rp102,10 per kilogram dibanding periode sebelumnya.

Sedangkan untuk pola Kemitraan Plasma, harga TBS sawit umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.906,24 per kilogram atau turun Rp42,14 per kilogram.

Penurunan harga TBS sawit periode ini dipengaruhi fluktuasi harga crude palm oil (CPO) dan kernel di pasar. Meski demikian, harga sawit di Riau masih berada di level yang cukup baik bagi petani.