TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan “SI OCU PARKIR KAMPAR”, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas RiauTim PBM LPPM Universitas Riau Akselerasi Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Kelompok Tani Guyup Rukun

Meeting Bersama BPK RI, Pemkab Kampar Tekankan Tindaklanjuti Rekomendasi

Meeting Bersama BPK RI, Pemkab Kampar Tekankan Tindaklanjuti Rekomendasi

KAMPAR – Pemerintah Kabupaten Kampar melaksanakan Exit Meeting bersama Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar. Kamis (30/04/26).

Agenda ini merupakan tahap akhir dari pemeriksaan lapangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2025. 

Mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar, rapat dipimpin langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. Kegiatan yang difasilitasi oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini bertujuan untuk mendengarkan penyampaian  poin-poin perbaikan dari tim pemeriksa. 

Dalam arahannya, Pj Sekda Ardi Mardiansyah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk segera merespons dan melengkapi dokumen yang diperlukan.

Ia menegaskan bahwa akuntabilitas keuangan adalah prioritas utama demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

"Seluruh jajaran harus proaktif. Apa yang menjadi catatan tim BPK harus segera ditindaklanjuti sebelum laporan final diterbitkan. Ini adalah komitmen kita dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel," tegas Ardi Mardiansyah di hadapan peserta rapat. 

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan teknis, di antaranya para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se-Kabupaten Kampar, serta seluruh Kepala Puskesmas. Kehadiran para pimpinan unit kerja ini diharapkan dapat mempercepat sinkronisasi data terkait penggunaan anggaran di masing-masing instansi. 

Penutupan agenda krusial ini ditandai dengan penyerahan dokumen hasil pemeriksaan dari Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Riau kepada Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.,

"Serah terima laporan ini menjadi titik awal bagi kita untuk melakukan perbaikan sesuai rekomendasi BPK. Saya instruksikan seluruh Kepala OPD agar segera menyelesaikan poin-poin yang menjadi catatan," ujarnya Pj Sekda pada akhir arahannya.

Dengan selesainya exit meeting ini, Pemkab Kampar optimis dapat menyelesaikan seluruh administrasi keuangan tahun 2025 sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku. (Adv)