TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang Bersama LAM Riau

Kapolresta Pekanbaru Pimpin Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang Bersama LAM Riau
Foto: Kapolresta Pekanbaru Saat Pimpin Apel Louncing Penggunaan Tanjak Dok; Humas Polresta Pekanbaru

Lenteranews.co, Pekanbaru – Kapolresta Pekanbaru memimpin langsung Apel Launching Penggunaan Tanjak dan Selempang bagi Anggota Polri bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAM), yang dilaksanakan pada Jumat (20/02/2026) pukul 08.00 WIB di halaman depan Mapolresta Pekanbaru.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung pelestarian budaya Melayu sebagai kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Riau. Dalam apel tersebut, anggota Polri menggunakan PDL II dilengkapi tanjak bagi personel laki-laki (Polki), serta pakaian hitam putih berdasi dan tanjak. Sementara itu, personel Polwan menggunakan selempang sesuai ketentuan.

Turut hadir mendampingi Kapolresta Pekanbaru, Wakapolresta Pekanbaru, para Pejabat Utama (PJU) Polresta Pekanbaru serta para Kapolsek jajaran Polresta Pekanbaru.

Dalam amanatnya, Kapolresta Pekanbaru menyampaikan bahwa penggunaan tanjak dan selempang ini bukan sekadar simbol seremonial, melainkan wujud nyata penghormatan terhadap budaya Melayu yang sarat dengan nilai-nilai adat, etika, dan marwah. Ia menegaskan bahwa Polri sebagai institusi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat harus selaras dengan nilai budaya setempat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu,” ujarnya.

Dengan dilaksanakannya launching ini, diharapkan semakin mempererat sinergi antara Polri dan Lembaga Adat Melayu Riau, serta memperkuat citra Polri yang humanis, berbudaya, dan dekat dengan masyarakat.

Reporter: Jasril Chaniago