TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Disbunnak Keswan Kampar Akan Salurkan Program Bibit Sawit Subsidi di Tahun 2026

Disbunnak Keswan Kampar Akan Salurkan Program Bibit Sawit Subsidi di Tahun 2026

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar di Tahun 2026, akan menyalurkan program bibit subsidi sawit unggul (bukan gratis) bagi petani swadaya.

Bagi para petani swadaya untuk mendapatkan bibit subsidi tersebut, bisa secara perorangan dan juga bisa melalui kelompok.

Adapun pada Tahun 2026 saat ini, kuota bagi penerima bibit subsidi tersebut sangat terbatas. Khusus bagi petani swadaya harus mempunyai lahan paling minimal 1 Hektar lahan dan akan diberikan maksimal nanti 150 batang bibit sawit subsidi paling banyak.

"Di tahun 2026 ini, kuota untuk bibit sawit subsidi sangat terbatas. Bagi petani swadaya harus menyiapkan lahan minimal 1 Hektar khususnya akan diberikan maksimal 150 bibit sawit subsidi, mengingat jarak tanam  8x8 dan sudah termasuk untuk menyisip," kata Kadis Bunnak Keswan Kampar, Marahalim melalui Kabid Usaha Tani, Nuraini saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (19/1/26).

Ia mengemukakan, bahwa program dari Disbunnak Keswan Kampar ini bertujuan untuk membantu petani swadaya khususnya bagi petai pekebun untuk mendapatan bibit unggul subsidi.

"Program dari Disbunnak Keswan Kampar ini bertujuan untuk membantu bagi para petani swadaya untuk mendapat bibi subsidi unggul yang InsyaAllah akan kita salurkan pada bulan Juni di Tahun 2026 nantinya," bebernya.

Bagi penerima, lanjut Nuraini, harus memberikan foto copy (KTP) foto copy (KK) dan foto copy sura tanah yang maksimalnya hanya 1 Hektar untuk satu orang penerima atau 150 bibit sawit subsidi.

"Sebelumnya, bagi para petani swadaya yang akan menerima bibit subsidi tersebut, di tahun 2025 sudah mengajukan permohonan dan juga ada yang mengajukan di tahun 2026. Untuk jadwal mengajukan permohonan akan ditutup pada bulan Mei - April 2026 mendatang. Melihat data-data yang sudah masuk, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap petani bagi penerima tersebut," pungkas Nuraini.