TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Sambung Rasa Berbalut Edukasi Hukum, Lapas Pasir Pangaraian Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Terbaru

Sambung Rasa Berbalut Edukasi Hukum, Lapas Pasir Pangaraian Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Terbaru

 Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan Sambung Rasa yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terbaru kepada warga binaan, sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum serta membangun kesadaran untuk tidak mengulangi tindak pidana, Selasa (6/1/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, Efendi Parlindungan Purba, dan didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Sunu Istiqomah Danu, serta Komandan Jaga, dan diikuti oleh warga binaan. 

Dalam penyampaiannya, Kalapas Efendi menjelaskan bahwa penerapan KUHP dan KUHAP terbaru membawa semangat pembaruan hukum pidana yang lebih mengedepankan nilai keadilan dan pembinaan, salah satunya melalui penerapan pidana sosial. Momentum awal tahun ini diharapkan dapat menjadi harapan baru bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik. 

“Semoga di tahun yang baru ini ada harapan baik. KUHP dan KUHAP yang baru telah berlaku, di mana terdapat pidana sosial,” ungkap Kalapas. 

Kalapas juga mengingatkan warga binaan agar menjadikan masa pidana sebagai pelajaran hidup. “Setelah keluar dari Lapas, jangan mau kembali lagi ke Lapas,” tegasnya. 

Dalam suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban, Kalapas turut memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyampaikan keluhan maupun permasalahan yang dihadapi selama menjalani pembinaan. “Jika ada keluhan atau permasalahan, silakan sampaikan kepada kami. Mari kita jaga bersama situasi dan kondisi yang tertib dan kondusif di dalam Lapas,” tambahnya. 

Melalui kegiatan sambung rasa dan sosialisasi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan serta tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, sejalan dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional.(HumasLpasian)