TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Bibit Sawit Subsidi Unggul Diserahkan Disbunnak Keswan Kampar Terhadap Petani

Bibit Sawit Subsidi Unggul Diserahkan Disbunnak Keswan Kampar Terhadap Petani

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar memastikan bahwa bibit sawit subsidi yang disalurkan kepada para petani sawit berjenis bibit unggul.

Hal ini dilakukan agar para petani sawit di Kabupaten Kampar dapat menggunakan bibit sawit unggul dan dapat mendapatkan hasil/produksi yang memuaskan.

"Bibit sawit subsidi yang disalurkan ke petani umumnya adalah bibit unggul bersertifikat dari sumber terpercaya seperti Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, dengan varietas unggulan," kata Kepala Disbunnak Keswan Kabupaten Kampar Marahalim melalui Kepala Bidang Usaha Tani, Nur Aini, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan bibit sawit unggul tentunya ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani dengan harga terjangkau (subsidi), meskipun persyaratannya ketat dan kuota terbatas.

"Ya, untuk mendapatkan bibit subsidi dari Disbunnak Keswan ini ada bebeapa syarat diantaranya, petani yang mengajukan harus memiliki lahan sendiri dan tidak masuk kawasan," katanya.

Bagi petani sawit yang ingin mendapatkan bibit tersebut, para petani harus mengajukan proposal atau permohonan kepada dinas tersebut. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti memiliki lahan sendiri.

"Selain memiliki lahan, para petani nantinya juga mengisi formulir permohonan dan melengkapi berkas seperti fotokopi KTP, KK dan berkas lainnya," pungkas Nur'Aini.