TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Gelar Sidang TPP: 39 Warga Binaan Siap Jalani Peran Baru

Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Gelar Sidang TPP: 39 Warga Binaan Siap Jalani Peran Baru

Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian kembali melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kepribadian warga binaan, Jum'at (22/08/2025). Sidang ini diikuti oleh 39 orang warga binaan dengan agenda penetapan penugasan khusus.

Dari hasil sidang, sebanyak 10 orang warga binaan ditetapkan menjadi anggota Pramuka guna memperkuat kegiatan kepramukaan di Lapas, serta 29 orang lainnya ditunjuk sebagai Tahanan Pendamping (Tamping) untuk membantu pelaksanaan tugas harian pada kegiatan pembinaan di Lapas Pasir Pengaraian.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba menyebutkan bahwa sidang TPP merupakan forum penting dalam menilai sikap, perilaku, serta tingkat kepatuhan warga binaan terhadap aturan selama menjalani masa pidana.

“Sidang TPP ini adalah bentuk evaluasi objektif yang dilakukan oleh tim, agar setiap penugasan yang diberikan kepada warga binaan benar-benar tepat sasaran, transparan, serta sesuai dengan prinsip pembinaan pemasyarakatan. Dengan adanya peran sebagai Pramuka maupun Tamping, warga binaan dilatih untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa kepedulian sosial,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keikutsertaan warga binaan dalam kegiatan Pramuka diharapkan dapat menumbuhkan jiwa korsa, kemandirian, dan keterampilan hidup. Sementara itu, penunjukan Tamping berfungsi sebagai bentuk kepercayaan sekaligus sarana pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

Sidang TPP ini dipimpin oleh pejabat struktural Eselon IV dan V, proses sidang berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.

Dengan terlaksananya sidang TPP tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang lebih humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan kehidupan sosial warga binaan.

(Humas Lpasian)