TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Konflik Tak Kunjung Usai, Warga Bangun Jaya Geruduk DPRD Rohul

Konflik Tak Kunjung Usai, Warga Bangun Jaya Geruduk DPRD Rohul

Pasir Pengaraian – Ratusan warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara kembali turun ke jalan dengan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (19/8/2025).

 Aksi ini dilakukan setelah sebelumnya warga merasa tidak mendapatkan solusi yang jelas terkait polemik semenisasi jalan menuju PKS PT. MAN yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan kekecewaan mereka karena hingga kini pemerintah daerah dianggap belum mampu memberikan jalan keluar atas permasalahan yang telah membuat aktivitas ekonomi lumpuh. 

Warga mengaku kesulitan mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari akibat adanya pembatasan muatan dan palang jalan yang dipasang pihak desa.

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi, tapi tidak ada kejelasan. Karena itu, hari ini kami datang langsung ke DPRD agar wakil rakyat mendengar keluhan kami,” ungkap salah seorang perwakilan massa dalam orasinya.

Massa juga meminta DPRD Rohul segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa Bangun Jaya dan manajemen PT. MAN, untuk duduk bersama mencari solusi permanen yang tidak merugikan warga.

Aksi berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dan satpol PP sehingga aksi bejalan dengan aman dan terkendali.(Hnf)