TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Konflik Tak Kunjung Usai, Warga Bangun Jaya Geruduk DPRD Rohul

Konflik Tak Kunjung Usai, Warga Bangun Jaya Geruduk DPRD Rohul

Pasir Pengaraian – Ratusan warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara kembali turun ke jalan dengan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (19/8/2025).

 Aksi ini dilakukan setelah sebelumnya warga merasa tidak mendapatkan solusi yang jelas terkait polemik semenisasi jalan menuju PKS PT. MAN yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat.

Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan kekecewaan mereka karena hingga kini pemerintah daerah dianggap belum mampu memberikan jalan keluar atas permasalahan yang telah membuat aktivitas ekonomi lumpuh. 

Warga mengaku kesulitan mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari akibat adanya pembatasan muatan dan palang jalan yang dipasang pihak desa.

“Kami sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi, tapi tidak ada kejelasan. Karena itu, hari ini kami datang langsung ke DPRD agar wakil rakyat mendengar keluhan kami,” ungkap salah seorang perwakilan massa dalam orasinya.

Massa juga meminta DPRD Rohul segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Desa Bangun Jaya dan manajemen PT. MAN, untuk duduk bersama mencari solusi permanen yang tidak merugikan warga.

Aksi berlangsung dengan penjagaan ketat aparat kepolisian dan satpol PP sehingga aksi bejalan dengan aman dan terkendali.(Hnf)