TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Wakapolda Sumbar Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2025/2026 di SPN Polda Sumbar

Wakapolda Sumbar Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2025/2026 di SPN Polda Sumbar

SUMBAR – Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin. secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025/2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar, Rabu (30/7/2025).

Bertindak selaku inspektur upacara, Wakapolda membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang berisi arahan sekaligus penekanan kepada seluruh peserta didik.

Dalam sambutannya, Kalemdiklat melalui Wakapolda menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan pembentukan. Pendidikan ini menjadi gerbang awal bagi para calon Bhayangkara untuk ditempa secara fisik, mental, dan intelektual.

“Selamat datang di lembaga pendidikan Polri. Di sini kalian akan dibentuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern,” ucap Wakapolda membacakan amanat Kalemdiklat.

Tahun ini, program pendidikan dilaksanakan serentak di seluruh SPN dan Sepolwan Lemdiklat Polri, dengan jumlah total 6.370 peserta didik. Rinciannya, 4.067 Bintara pria, 659 Bintara Polwan yang akan menjalani pendidikan selama tujuh bulan, serta 1.006 Tamtama yang menjalani pendidikan lima bulan di SPN Polda DIY dan Kalimantan Selatan.

Dalam amanat itu, Kalemdiklat menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar proses belajar-mengajar, melainkan sebuah perjalanan penting dalam membentuk karakter dan identitas sebagai anggota Polri. Siswa didik akan digembleng melalui disiplin tinggi, pembentukan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta pelatihan jasmani dan keterampilan dasar kepolisian.

“Polisi bukan hanya profesi, melainkan jalan hidup. Jiwa polisi adalah penolong. Kalian adalah calon penjaga sistem nasional yang berdaulat dan berdaya saing,” tegas Kalemdiklat dalam amanatnya.

Selain itu, Kalemdiklat juga menyoroti pentingnya peran pendidikan dalam mencetak SDM unggul di tengah tantangan zaman dan percepatan teknologi. Ia mengajak seluruh unsur pendidik, pelatih, serta pengasuh di SPN untuk mendidik siswa dengan penuh integritas dan keteladanan, serta menghindari segala bentuk kekerasan dan penyimpangan.

“Kami titipkan para siswa ini untuk dibimbing dan ditempa secara profesional. Tanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab agar kelak mereka menjadi anggota Polri yang membanggakan,” ujar Wakapolda saat menutup amanat.

Upacara pembukaan ini turut dihadiri pejabat utama Polda Sumbar, para perwira pengasuh, serta tamu undangan dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Dengan dibukanya pendidikan ini, diharapkan para siswa dapat menjalani masa pendidikan dengan penuh semangat dan menyelesaikannya dengan baik demi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Selepas kegiatan Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati rosya, kepada  awak media menyampaikan bahwa pembukaan pendidikan pembentukan bintara polri pada tahun anggaran 2025-2026 kali ini diikuti oleh 120 orang siswa.

" 120 orang siswa hasil seleksi  yang dilakukan secara  bersih, akuntabel, transparan, dan humanis oleh Polda sumbar ini akan menjalankan pendidikan selama 7 bulan terhitung dari hari ini"  Ulas Kabid humas. 

Pendidikan pembentuak dasar bintara polri yang digelar SPN Polda Sumbar ini  menjadi asapek penting organisasi polri guna mencetak sumber daya manusia polri yang unggul, kreatif, inofatif, dan bersinergisitas.
 

(Sumber: Humas Polres Sumbar)