TERKINI
DPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi PemerintahMeriahkan HUT RI, Kades Bukit Ranah, Firdaus Serahkan Bantuan 2 Bola Voli, Udo Ucapkan Terimakasih

Satpol PP Kampar Jaring 8 Remaja, Diduga Sedang Asik Pesta Lem di Kawasan Taman Kota Bangkinang

Satpol PP Kampar Jaring 8 Remaja, Diduga Sedang Asik Pesta Lem di Kawasan Taman Kota Bangkinang

KAMPAR – Delapan remaja terjaring razia Satpol PP Kampar saat tengah asyik pesta lem di kawasan Taman Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Kamis (15/5/2025). Sebagian remaja tersebut masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center Satpol PP Kampar. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli pada pukul 08.00 WIB, segera bergerak menuju lokasi dan mendapati para remaja sedang dalam kondisi teler akibat mengisap lem.


“Ketika tim sampai di lokasi, delapan remaja ini ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan dikelilingi oleh barang bukti berupa plastik berisi lem. Situasi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat usia mereka masih sangat belia,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Kampar Arizon.

Arizon menjelaskan, kedelapan remaja tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Mako Satpol PP Kampar untuk didata dan menjalani pembinaan. Selanjutnya, orang tua serta pihak sekolah akan dipanggil untuk melakukan pembinaan lebih lanjut.

“Kami mengimbau seluruh orang tua dan masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak kita. Pastikan mereka sampai ke sekolah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah melaporkan setiap ganguan trantibum melalui layanan call center dan medsos Satpol PP Kampar,” jelas Arizon.

Arizon menambahkan, untuk pengawasan lebih, tentunya tugas orang tua terhadap anak-anaknya. Perhatikan pergaulan anak-anak. Jangan sampai salah memilih kawan.

“Delapan remaja yang dibawa ke Makosatpol PP sudah dipanggil orang tua. Mereka yang diamankan ini sudah membuat pernyataan. Setelah itu, para remaja sudah dipulangkan bersama orang tuanya,” jelas Arizon.

Arizon menambahkan, Pemkab Kampar juga berkomitmen terus menjaga ketertiban umum serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan zat adiktif.