TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Satpol PP Kampar Jaring 8 Remaja, Diduga Sedang Asik Pesta Lem di Kawasan Taman Kota Bangkinang

Satpol PP Kampar Jaring 8 Remaja, Diduga Sedang Asik Pesta Lem di Kawasan Taman Kota Bangkinang

KAMPAR – Delapan remaja terjaring razia Satpol PP Kampar saat tengah asyik pesta lem di kawasan Taman Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Kamis (15/5/2025). Sebagian remaja tersebut masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penangkapan bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan Call Center Satpol PP Kampar. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli pada pukul 08.00 WIB, segera bergerak menuju lokasi dan mendapati para remaja sedang dalam kondisi teler akibat mengisap lem.


“Ketika tim sampai di lokasi, delapan remaja ini ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan dikelilingi oleh barang bukti berupa plastik berisi lem. Situasi ini tentu sangat memprihatinkan, mengingat usia mereka masih sangat belia,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Kampar Arizon.

Arizon menjelaskan, kedelapan remaja tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Mako Satpol PP Kampar untuk didata dan menjalani pembinaan. Selanjutnya, orang tua serta pihak sekolah akan dipanggil untuk melakukan pembinaan lebih lanjut.

“Kami mengimbau seluruh orang tua dan masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak kita. Pastikan mereka sampai ke sekolah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah melaporkan setiap ganguan trantibum melalui layanan call center dan medsos Satpol PP Kampar,” jelas Arizon.

Arizon menambahkan, untuk pengawasan lebih, tentunya tugas orang tua terhadap anak-anaknya. Perhatikan pergaulan anak-anak. Jangan sampai salah memilih kawan.

“Delapan remaja yang dibawa ke Makosatpol PP sudah dipanggil orang tua. Mereka yang diamankan ini sudah membuat pernyataan. Setelah itu, para remaja sudah dipulangkan bersama orang tuanya,” jelas Arizon.

Arizon menambahkan, Pemkab Kampar juga berkomitmen terus menjaga ketertiban umum serta menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan zat adiktif.