TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan - Hasilkan Kerajinan Tangan Berupa Souvenir

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan - Hasilkan Kerajinan Tangan Berupa Souvenir

Lenteranews.co, Kuansing  - Senin (10/03)Di balik jeruji besi dan dalam keterbatasan waktu serta tempat, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas. Dengan tekad kuat dan keinginan untuk berkontribusi positif, mereka membuat kerajinan tangan berupa souvenir yang akan dipasarkan diluar Lapas.

Meskipun terbatas dalam fasilitas dan ruang, WBP Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan mendapatkan kegiatan pembinaan untuk mengasah keterampilan tangan mereka dengan menggunakan bahan manik-manik, dimana souvenir ini berupa gantungan kunci dan gantungan handphone.

"Beberapa diantaranya Hasil karya WBP ini bahkan memiliki nilai jual yang lumayan tinggi dan banyak menjadi buruan pecinta aksesoris" ungkap Eka Putra selaku Kasubsi Kegiatan kerja Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.

"Mereka telah membuktikan bahwa kreativitas bisa berkembang di mana pun, bahkan di dalam penjara. Ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama narapidana untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka," ujar Wiwid Feryanto Rahadian Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.

"Kretavitasnya WBP Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan membuktikan bahwa ketika semangat positif dipadukan dengan keterampilan, potensi luar biasa bisa muncul dari setiap individu, bahkan di dalam lingkungan yang sulit sekalipun" ungkap Hendra Purnama Cipta selaku Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.(Jasril Chaniago)