TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan - Hasilkan Kerajinan Tangan Berupa Souvenir

Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan - Hasilkan Kerajinan Tangan Berupa Souvenir

Lenteranews.co, Kuansing  - Senin (10/03)Di balik jeruji besi dan dalam keterbatasan waktu serta tempat, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas. Dengan tekad kuat dan keinginan untuk berkontribusi positif, mereka membuat kerajinan tangan berupa souvenir yang akan dipasarkan diluar Lapas.

Meskipun terbatas dalam fasilitas dan ruang, WBP Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan mendapatkan kegiatan pembinaan untuk mengasah keterampilan tangan mereka dengan menggunakan bahan manik-manik, dimana souvenir ini berupa gantungan kunci dan gantungan handphone.

"Beberapa diantaranya Hasil karya WBP ini bahkan memiliki nilai jual yang lumayan tinggi dan banyak menjadi buruan pecinta aksesoris" ungkap Eka Putra selaku Kasubsi Kegiatan kerja Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.

"Mereka telah membuktikan bahwa kreativitas bisa berkembang di mana pun, bahkan di dalam penjara. Ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mereka, tetapi juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama narapidana untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka," ujar Wiwid Feryanto Rahadian Kepala Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.

"Kretavitasnya WBP Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan membuktikan bahwa ketika semangat positif dipadukan dengan keterampilan, potensi luar biasa bisa muncul dari setiap individu, bahkan di dalam lingkungan yang sulit sekalipun" ungkap Hendra Purnama Cipta selaku Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.(Jasril Chaniago)