TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

23 Ribu KK Masyarakat Kuansing Terima Sembako Dari Pemkab

23 Ribu KK Masyarakat Kuansing Terima Sembako Dari Pemkab

 Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang terdampak pandemi virus corona.

Hal itu disampaikan Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, MSi usai rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kuansing, Senin (6/4/2020) siang.

"Kita sudah bicarakan stimulus untuk masyarakat, berupa BLT. Tidak semua masyarakat yang mendapatkannya. Kalau sudah menerima PKH, mereka tak dapat lagi," ujar Bupati didampingi Sekda Dianto Mampanini.

Pada dasarnya, lanjut Bupati, BLT akan diberikan kepada masyarakat yang tidak masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT). Dari segi pekerjaan, seperti petani, tukang ojek dan pedagang kecil.

"Seperti tukang ojek yang setiap hari ngojek. Sejak pandemi corona, penumpang sepi. Begitu juga dengan pedagang di pasar, dagangannya tidak laku. Petani karet, harga karet yang turun. Nah, seperti itu yang akan kita stimulus," papar Bupati.

Bupati menegaskan, saat ini Pemkab Kuansing masih merampungkan seluruh anggaran yang akan digunakan untuk penanganan Covid-19. Begitu juga dengan data-data masyarakat yang akan menerima BLT.

"Targetnya dalam minggu ini selesai. Sehingga, pada minggu depan anggaran sudah bisa digunakan," kata Bupati.

Pemkab Kuansing menganggarkan Rp49 miliar untuk penanganan Covid-19. Anggaran tersebut tidak hanya untuk pencegahan, tapi juga membantu masyarakat.

Sebelumnya, Sekda menyatakan ada Rp20 miliar yang disiapkan untuk bantuan kepada masyarakat Kuansing dalam kurun waktu tiga bulan. Dimana, ada 23 ribu KK yang akan mendapat bantuan dari Pemkab Kuansing.