TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Kegiatan fisik Rp 72 miliar DAK Kuansing Terhenti, Di Alokasikanke Covid-19

Kegiatan fisik Rp 72 miliar DAK  Kuansing Terhenti, Di Alokasikanke Covid-19

Bupati Kuantan SingingiMursini optimistis pembangunan daerah terus berjalan dengan baik walaupun ada sejumlah kegiatan fisik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat terpaksa dihentikan dalam menghadapi masalah corona.

" Kita prihatin Covid-19, selain berdampak kepada ekonomi masyarakat juga kegiatan pembangunan di Kuansing," kata Bupati Kuantan Singingi Mursini di Teluk Kuantan, Kamis.(9/4/2020)

Bupati mengatakan, puluhan kegiatan yang sudah di rencanakan 2020 terpaksa dihentikan akibat menurun kucuran dana ke daerah, juga untuk membantu masyarakat dalam program pencegahan dan pemutus tali penyebaran COVID-19.

Anggaran Rp72,8 miliar untuk kegiatan lelang yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2020 dihentikan, sesuai dengan arahan dan permintaan Menteri Keuangan akibatdampak luas Covid-19.

" Kita harus peduli dan ikut kebijakan Pemerintah Pusat," sebut Mursini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra menambahkan, surat dari Menkeu meminta lelang atau tender proyek dari dana DAKfisik dihentikan, selain untuk bidang kesehatan dan pendidikan, namun kegiatan fisik menggunakan APBD Kuansing 2020 sebahagian sudah jalan.

"Kita menyesuaikan, dampak bencana nasional ini sangat luas," ujarnya.

Menurutnya, total dana DAK Fisik sebelumnya mencapai Rp124,6 miliar, untuk Bidang Pendidikan dan Kesehatan totalnya Rp52,3 miliar, sisanya yang mencapai Rp72,8 kegiatan fisik dihentikan sesuai arahan, anggaran itu sebelumnya untuk kegiatan di Bidang Jalan sebesar Rp45,6 miliar, Irigasi (penugasan) Rp6,7 miliar, Pariwisata Rp3,4 miliar, Kelautan dan Perikanan Rp994,3 Juta, Pertanian Rp1,4 miliar, Perumahan dan Permukiman Rp2,9 miliar.

Bidang sanitasi yang terdiri dari Sanitasi Regular Rp2,4 miliar dan sanitasi penugasan Rp1 Milyar, Bidang Air Minum yang terdiri dari Air Minum Regular Rp5,3 miliar, dan Air Minum Penugasan Rp2,7 miliar, Bidang Sosial Rp86 Juta.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuantan Singingi Febri Mahmud menambahkan, kegiatan yang bersumber dana DAK yang dihentikan itu senilai Rp6,7 miliar.

" Namun kegiatan fisik untuk tahun 2020 tetap berjalan pada dengan menggunakan APBD Kuansing untuk dua kegiatan," sebutnya.

Adapun kegiatan dimaksud adalah untuk pembangunan Tribun Gunung senilai Rp1,5 miliar dan Kolam Air Panas 2,8 miliar, setakat ini pengaruh corona sangat tinggi terhadap ekonomi, aktivitas masyarakat dan juga kegiatan pemerintah.

Sumber: antara/tim