TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

PT.MAN dan SPPP adalah Mitra Kerja Sesuai KKB

PT.MAN dan SPPP adalah Mitra Kerja Sesuai KKB

ROHUL - PT. Merangkai Arta Nusantara (MAN) mengatakan Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK F.SPPP-KSPSI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai mitra kerja.

Pasalnya, PT MAN dan PUK-SPPP-KSPSI sebagai mitra kerja, berdasarkan Kontrak Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang telah ditandatangani kedua belah pihak beberapa tahun yang lalu.

Hal itu disampaikan oleh Hafiz Humas PT.MAN saat Mediasi di aula Kantor Desa Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara dihadapan PUK-SPPP dan PUK-SPTI, Rabu (4/9/2024).

Mediasi kedua belah pihak tersebut difasilitasi oleh Camat Tambusai Utara, Mastur, S,Sos,Msi dan Kapolsek Tambusai Utara, Iptu Suheri Sitorus.

"PUK F.SPPP-KSPSI adalah mitra kerja PT. MAN yang saat ini masih terikat Kontrak Perjanjian Kerja Bersama (PKB) hingga November 2024," ucap Hafiz Humas PT MAN itu.

Dikatakan, di PT.MAN tidak pernah ada serikat kerja yang berbeda sebagai mitra mereka. Karena sebelumnya telah terikat kontrak dengan PUK F.SPPP yang berakhir Pada November tahun 2024 ini.

Ia berharap, Kedua Serikat tersebut dapat sama-sama menerima hasil mediasi hari ini dihadapan semua yang hadir.

Sebab, dalam PKB telah tertuang perjanjian yang mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Terlalu yang bekerja juga Masyarakat dari Desa Bangun jaya ini.

Sementara Alfiansyah Gea, SH, MH selaku penasehat hukum SPTI mengaku tidak puas dengan hasil mediasi. Karena menurut Gea, pihak perusahaan tidak bisa memberikan ketegasan terkait aturan yang berlaku.

Menurutnya semua harus mengacu pada undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia, agar tercipta kondusifitas ditengah-tengah Masyarakat.

Hadir Kapolsek Tambusai Utara Iptu Suheri Sitorus, Danramil 11 Tambusai, Kapten inf Lilik Haryono, Camat Tambusai Utara Mastur, S,Sos,Msi, Kades Bangun Jaya, Yusrianto, Humas, Hafiz, Ketua SPPP Rohul Kabul Situmorang dan Ketua SPTI Mulyono.


Sumber : Esra Simbolon
Penulis   : Hanafie