TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

ROHUL - Inilah sosok janda anak dua yang Viral akibat menangis histeris Warga Desa Pagarah Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akibat sedih bantuan demi bantuan belakangan di Desanya tidak ia dapatkan lagi.

Demikian disampaikan Erpasanti(45) Warga Rt 003 Rw 002 kepada Beberapa Awak media saat ditemui dirumahnya, Selasa (6/2/2024).

"Saya sedih, biasanya saya dapat bantuan namun kali ini tidak diberikan lagi oleh Pemerintah Desa dengan alasan anak saya semata wayang sudah bekerja,"kata Erpasanti sambil meneteskan air mata.

Ia menyayangkan, beberapa bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Desa Pagaran Tapah membuat kecemburuan sosial ditengah - tengah Masyarakat Pagaran Tapah pasalnya yang mendapatkan PKH adalah orang berada.

Namun ia mengakui, pada malam hari pasca ia menangis bantuan berupa Popmi, telor, minyak dan gula diantarkan oleh Pemdes Pagaran Tapah ke rumahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Pusat dan Daerah hendaknya memverifikasi
atau turun langsung ke Warga agar bantuan dari Pemerintah tepat sasaran.

Sementara itu, Kades Pagaran Tapah Asmisar saat dikonfirmasi mengatakan ibu tersebut telah diberikan bantuan pada malam harinya karena pada saat pembagian zakat dari PTPN V tersebut hanya 10 orang secara simbolis melalui telepon selulernya. (Tim)