TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

Inilah Sosok Wanita Viral Yang Menangis di halaman Kantor Desa Pagaran Tapah

ROHUL - Inilah sosok janda anak dua yang Viral akibat menangis histeris Warga Desa Pagarah Tapah, Kecamatan Pagaran Tapah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akibat sedih bantuan demi bantuan belakangan di Desanya tidak ia dapatkan lagi.

Demikian disampaikan Erpasanti(45) Warga Rt 003 Rw 002 kepada Beberapa Awak media saat ditemui dirumahnya, Selasa (6/2/2024).

"Saya sedih, biasanya saya dapat bantuan namun kali ini tidak diberikan lagi oleh Pemerintah Desa dengan alasan anak saya semata wayang sudah bekerja,"kata Erpasanti sambil meneteskan air mata.

Ia menyayangkan, beberapa bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Desa Pagaran Tapah membuat kecemburuan sosial ditengah - tengah Masyarakat Pagaran Tapah pasalnya yang mendapatkan PKH adalah orang berada.

Namun ia mengakui, pada malam hari pasca ia menangis bantuan berupa Popmi, telor, minyak dan gula diantarkan oleh Pemdes Pagaran Tapah ke rumahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemerintah Pusat dan Daerah hendaknya memverifikasi
atau turun langsung ke Warga agar bantuan dari Pemerintah tepat sasaran.

Sementara itu, Kades Pagaran Tapah Asmisar saat dikonfirmasi mengatakan ibu tersebut telah diberikan bantuan pada malam harinya karena pada saat pembagian zakat dari PTPN V tersebut hanya 10 orang secara simbolis melalui telepon selulernya. (Tim)