TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

PPDI Dorong Pers Daerah Bangkitkan Rasa Cinta Generasi Muda Terhadap Bangsa dan Jauhi Narkoba

PPDI Dorong Pers Daerah Bangkitkan Rasa Cinta Generasi Muda Terhadap Bangsa dan Jauhi Narkoba

PEKANBARU - Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (PPDI), serukan nilai-nilai kejuangan dan rasa patriotik dari pemuda Indonesia terhadap bangsa. Serta lawan segala bentuk pengaruh buruk, seperti pengaruh narkoba, kapitalis yang radikalis dan individualistik.

Menurut Ketua Umum DPP-PPDI, Feri Sibarani,STP.,S.H, Pemuda Indonesia adalah aset Negara untuk masadepan yang penuh tantangan bangsa dari segala aspek kehidupan. Ketua Umum Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia, sebut, Pemuda Indonesia harus sadar, mereka adalah Garda terdepan kelanjutan tujuan Negara. 

Sejarah pencetusan sumpah pemuda tidak lepas dari dinamika perjuangan pergerakan kemerdekaan yang dilakukan para pemuda Indonesia pada pra kemerdekaan RI. Menurut Ketua Umum Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (PPDI), Feri Sibarani, STP., S.H, saat itu, kekuatan Indonesia terletak pada semangat patriotik dari sejumlah pemuda yang menginginkan kemerdekaan. 

"Pemuda Indonesia saat ini jangan sekali-kali melupakan sejarah karena kemajuan teknologi informasi terkini. Kemerdekaan bangsa ini tidak pernah ada, andaikan pemuda tidak berkumpul dan menyatukan tekad untuk berjuang merebut kemerdekaan pada era tahun 20 an. Pemuda saat itu sangat berjiwa patriotik dan bela negara mengorbankan jiwa dan raga," kata Feri di Pekanbaru, Sabtu (28/10/23).

Apa yang terlihat dimasa kemajuan Dunia, kini telah menggerus rasa solidaritas dan jiwa patriotisme dari pemuda Indonesia. Menurut Feri, yang kini memimpin organisasi Pers Nasional dan lembaga kemasyarakatan itu, perlu ada bahan ajar berupa kurikulum sekolah yang menanamkan nilai-nailai kejuangan dan jiwa patriotisme serta cinta bangsa dan berjiwa bela Negara di sekolah-sekolah. 

"Bukan hanya politik saja yang diperkuat. Saat ini anak-anak kecil pun sudah dicekokin ajaran-ajaran politik praktis, yang kotor. Yang hanya ingin menjadi anggota DPR dan pejabat, dan tujuannya hanya ingin kaya dan akhirnya korupsi," kata Mahasiswa Megister hukum Unilak ini. 

Feri pun menyerukan kepada menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia, Nadiem Makarim, agar tidak menjadikan generasi Indonesia di bangku sekolah menjadi manusia-manusia Kapitalis yang radikalis, yang hanya berfikir dan bertindak untuk uang semata, tanpa ada rasa cinta dan keperdulian terhadap nilai-nilai bangsa dan tujuan dasar negara Pancasila. 

"Kenyataan saat ini, generasi kita sudah tereduksi dengan motto hanya mencari kekayaan setelah usai dari bangku sekolah. Apapun dilakukan, yang penting masuk jadi lingkaran pejabat, politik, dan kekuasaan. Terkadang tindakan suap pun dilakukan yang penting jadi pejabat. Ini semua sudah lari dari tujuan bernegara," ujar Feri. 

Baginya, ia berharap semua pemuda Indonesia harus menyadari pentingnya nilai-nilai juang untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan gara-gara yang diatur dalam dasar negara. Menurutnya, semangat sumpah pemuda sangat penting dilestarikan dan dimanifestasikan melalui kehidupan pemuda Indonesia mulai dari daerah. 

"Pers daerah bertanggungjawab juga untuk mengusung tema-tema menyangkut jiwa patriotisme dan semangat bela negara seperti yang termaktub dalam sumpah pemuda itu. Mari kita bangun nilai-nilai kejuangan dan bersatu, kompak, kuat serta lawan segala bentuk framing yang bernuansa memporak-porandakan generasi bangsa Indonesia, terutama para mafia narkoba yang sudah merusak lebih 10% pemuda Indonesia," pungkasnya. (Hanafie)