TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Mudahkan Petani Sawit, Disbunnak Keswan Kampar Bagikan Alat Pasca Panen

Mudahkan Petani Sawit, Disbunnak Keswan Kampar Bagikan Alat Pasca Panen

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar telah melakukan pembagian alat - alat pasca panen sawit pada tahun 2023 kepada kelompok tani Desa Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu kepada 40 orang.

Adapun alat pasca panen yang dibagikan berupa dodos, egrek, keranjang gandeng, gerobak dorong, gancu dan tojok.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Usaha Tani, Nuraini bahwa alat pasca panen tersebut dibagikan untuk memudahkan petani untuk melakukan panen buah sawit.

"Ini untuk memudahkan dan lebih rapi lagi hasil pemanenan terhadap tandan buah segar, memudahkan petani mengangkut terhadap tandan buah segar dan meningkatkan mutu atau kualitas dari panen petani," kata Nuraini saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (4/9).

Ia juga mengemukakan, pihaknya memberikan bantuan tersebut terhadap petani swadaya, agar lebih bersemangat lagi dalam pemanenan dari pada sawit mereka.

Nuraini juga berharap, kepada anggota kelompok tani agar bisa memanfaatkan bantuan yang sudah diberikan, dan meminta agar bisa membuat kegiatan yang sifatnya kebersamaan.

"Dimana, petani harus lebih bersemangat untuk melaksanakan perawatan terhadap kebunnya berupa pemeliharaan, pembersihan kebun, pemupukan dan pengendalian terhadap hama atau penyakit jika ada serangan. Jika ada serangan hama atau penyakit, segera memberikan laporan kepada petugas Disbunnak Keswan Kampar yang ada di Kecamatan Koto Kampar Hulu atau di Kecamatan Xlll Koto Kampar, agar nantinya jika ada stok obat - obatan biar bisa kita bantu kan kepada kelompok petani swadaya," pungkas Nuraini.