TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Mudahkan Petani Sawit, Disbunnak Keswan Kampar Bagikan Alat Pasca Panen

Mudahkan Petani Sawit, Disbunnak Keswan Kampar Bagikan Alat Pasca Panen

KAMPAR - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar telah melakukan pembagian alat - alat pasca panen sawit pada tahun 2023 kepada kelompok tani Desa Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu kepada 40 orang.

Adapun alat pasca panen yang dibagikan berupa dodos, egrek, keranjang gandeng, gerobak dorong, gancu dan tojok.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Usaha Tani, Nuraini bahwa alat pasca panen tersebut dibagikan untuk memudahkan petani untuk melakukan panen buah sawit.

"Ini untuk memudahkan dan lebih rapi lagi hasil pemanenan terhadap tandan buah segar, memudahkan petani mengangkut terhadap tandan buah segar dan meningkatkan mutu atau kualitas dari panen petani," kata Nuraini saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (4/9).

Ia juga mengemukakan, pihaknya memberikan bantuan tersebut terhadap petani swadaya, agar lebih bersemangat lagi dalam pemanenan dari pada sawit mereka.

Nuraini juga berharap, kepada anggota kelompok tani agar bisa memanfaatkan bantuan yang sudah diberikan, dan meminta agar bisa membuat kegiatan yang sifatnya kebersamaan.

"Dimana, petani harus lebih bersemangat untuk melaksanakan perawatan terhadap kebunnya berupa pemeliharaan, pembersihan kebun, pemupukan dan pengendalian terhadap hama atau penyakit jika ada serangan. Jika ada serangan hama atau penyakit, segera memberikan laporan kepada petugas Disbunnak Keswan Kampar yang ada di Kecamatan Koto Kampar Hulu atau di Kecamatan Xlll Koto Kampar, agar nantinya jika ada stok obat - obatan biar bisa kita bantu kan kepada kelompok petani swadaya," pungkas Nuraini.