TERKINI
Penandatanganan Kerja Sama Pemkab dan Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola PemerintahanWakili Wabup Kampar, Plt Kadisdikpora Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Ponpes Ibnu JarirWabup Kampar Bahas Rencana Jaringan Listrik Pasir Sialang, Pemerataan Penerangan Jadi PrioritasWakil Bupati Misharti Bidik Pasar Nasional, Olahan Ikan Patin dan Batik Kampar Didorong Naik KelasOperasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan Samsat Bangkinang Gelar Ramp CheckDisdikpora Kampar Respons Kondisi Sekolah di Koto Kampar Hulu, Renovasi Dianggarkan 2027DPRD dan Pemkab Kampar Setujui 6 Ranperda, Ahmad Yuzar Tekankan Manfaat Nyata bagi MasyarakatDelapan Fraksi DPRD Kampar Sampaikan Pandangan, RAPBD 2027 Fokus Kebutuhan MasyarakatBupati Kampar Didampinggi Plt Disdikpora Temui Plt Gubernur Riau, Usulkan Pembangunan Lokal SD 017Perkuat Layanan Darurat, Bupati Kampar Serahkan Mobil Rescue untuk DamkarSekitar 38 Pegawai Tak Diperpanjang, BPKAD Kampar Tuntaskan Verifikasi Gaji PPPK Paruh Waktu SeninDukung Pengembangan Wisata Buluh Cina, Edi Basri Tekankan Pelestarian Budaya dan Mitigasi Banjir

Pj Bupati Kampar Sambut Kunjungan 24 Anggota Komisi V DPR RI di Danau Bokuok

Pj Bupati Kampar Sambut Kunjungan 24 Anggota Komisi V DPR RI di  Danau Bokuok

TAMBANG -  Sebanyak 24 anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan ke Danau Bokuok yang sudah direvitalisasi di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Juma (14/7/2023). 


Rombongan dipimpin  H Muhammad Iqbal SE MCom, kunjungan ini dibagi menjadi dua lokasi yang pertama ke Desa Danau Bokuok Kabupaten Kampar dan lokasi kedua di Kabupaten Meranti yang berada di wilayah Dapil I Riau. 

PJ Bupati Kampar Muhammad Firdaus SE MM yang menyambut kedatangan sebanyak 24 anggota DPR RI tersebut mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh anggota DPR RI yang sudah melakukan kunjungan ke Kabupaten Kampar, 

"Ini tak terlepas dari perjuangan dari anggota DPR RI, alhamdulilah pembangunan Embung Danau Bokuok tahap pertama sudah selesai," jelas Firdaus. 

"Selain dapat membangkitkan wisata, ini juga akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi ekonomi masyarakat," jelas Firdaus  didampingi Kadis PUPR Kampar Afdhal ST MT, Camat Tambang Jamilus, Kepala Desa Aur Sati M Yanis, Ninik Mamak Kenegerian Terantang di antaranya Datuok Mulyas, M fauzan serta ninik mamak tokoh masyarakat dan tokoh agama Kenegerian Terantang. 

Selain pembangunan Danau Bokuok, Firdaus juga menyampaikan, aspirasi kepada anggota komisi V yakni pembangunan rumah layak huni serta peningkatan jalan nasional yang melewati Kabupaten Kampar yang masih perlu menjadi perhatian bersama terutama jalur dua Kecamatan Tambang, jalur dua Bangkinang-Salo serta pemeliharaan jalan nasional lainnya .

"Kami sangat mengucapkan ribuan terimakasih atas kunjungan anggota Komisi V DPR RI ini, terutama kepada Kepada Bapak Syahrul Aidi Ma'azat Lc MA yang memberikan perhatian yang luar biasa terhadap kemajuan dan pembangunan Kabupaten Kampar yang kita cintai ini," jelas Firdaus.

Sementara itu, Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Ma'azat  menyampaikan,  lokasi ini merupakan tanah ulayat ninik mamak Kenegerian Terantang Kecamatan Tambang dan setiap tahun tradisi masyarakat melakukan kegiatan Maawuo Danau Bokuok. 

Syahrul Aidi Maazat menambahkan, namun akhir-akhir ini sudah tertutup gulma yang mengelilingi permukaan danau, oleh sebab itu atas kesepakatan tokoh masyakarat dan sudah dilakukan komunikasi dengan Kementerian PUPR perlu dilakukan revitalisasi.

"Alhamdulilah berkat perjuangan bersama sama-sama dengan teman-teman Komisi V pembangunan disetujui dan sudah kita lihat bersama-sama hasilnya," jelas Syahrul Aidi Ma’azat. 

"Semoga pembangunan revitalisasi Danau Bokuok ini memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat dengan pemanfaatan kawasan wisata untuk UMKM maupun sebagai destinasi wisata yang representatif," jelas Syahrul Aidi Ma'azat. 

Syahrul Aidi Ma’azat menambahkan, untuk tahap kedua  sudah melakukan komunikasi untuk pembangunan sarana pendukung seperti jalan sekitar danau maupun  akses yang mendukung Danau Bokuok sebagai tempat yang indah, bagus alami dan menyenangkan.

Sementara itu, Kepala BWS Sumatera III Ir Sahril Sp PSDA bersama dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku BWS Sumatera III Agus Rudianto mengatakan, bahwa sebelum revitalisasi danau ini hanya seluas 7 hektare, namun setelah dilakukan pembersihan saat ini seluas  21 hektare. 

‘’Fungsinya untuk menjadikan Danau Bokuok sebagai sarana konservasi dan fasilitas penanggulangan banjir, dengan tidak menghambat fungsi atau potensi pariwisata yang sudah ada sebelumnya," Kata Sahril. 

‘’Kegiatan yang dilakukan adalah menambah kedalaman danau, perluasan areal tampungan, pembangunan outlet dan peninggian tanggul sekeliling danau," jelasnya.*** (Inf)