TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Pj Bupati Kampar Sambut Kunjungan 24 Anggota Komisi V DPR RI di Danau Bokuok

Pj Bupati Kampar Sambut Kunjungan 24 Anggota Komisi V DPR RI di  Danau Bokuok

TAMBANG -  Sebanyak 24 anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan ke Danau Bokuok yang sudah direvitalisasi di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Juma (14/7/2023). 


Rombongan dipimpin  H Muhammad Iqbal SE MCom, kunjungan ini dibagi menjadi dua lokasi yang pertama ke Desa Danau Bokuok Kabupaten Kampar dan lokasi kedua di Kabupaten Meranti yang berada di wilayah Dapil I Riau. 

PJ Bupati Kampar Muhammad Firdaus SE MM yang menyambut kedatangan sebanyak 24 anggota DPR RI tersebut mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh anggota DPR RI yang sudah melakukan kunjungan ke Kabupaten Kampar, 

"Ini tak terlepas dari perjuangan dari anggota DPR RI, alhamdulilah pembangunan Embung Danau Bokuok tahap pertama sudah selesai," jelas Firdaus. 

"Selain dapat membangkitkan wisata, ini juga akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi ekonomi masyarakat," jelas Firdaus  didampingi Kadis PUPR Kampar Afdhal ST MT, Camat Tambang Jamilus, Kepala Desa Aur Sati M Yanis, Ninik Mamak Kenegerian Terantang di antaranya Datuok Mulyas, M fauzan serta ninik mamak tokoh masyarakat dan tokoh agama Kenegerian Terantang. 

Selain pembangunan Danau Bokuok, Firdaus juga menyampaikan, aspirasi kepada anggota komisi V yakni pembangunan rumah layak huni serta peningkatan jalan nasional yang melewati Kabupaten Kampar yang masih perlu menjadi perhatian bersama terutama jalur dua Kecamatan Tambang, jalur dua Bangkinang-Salo serta pemeliharaan jalan nasional lainnya .

"Kami sangat mengucapkan ribuan terimakasih atas kunjungan anggota Komisi V DPR RI ini, terutama kepada Kepada Bapak Syahrul Aidi Ma'azat Lc MA yang memberikan perhatian yang luar biasa terhadap kemajuan dan pembangunan Kabupaten Kampar yang kita cintai ini," jelas Firdaus.

Sementara itu, Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Ma'azat  menyampaikan,  lokasi ini merupakan tanah ulayat ninik mamak Kenegerian Terantang Kecamatan Tambang dan setiap tahun tradisi masyarakat melakukan kegiatan Maawuo Danau Bokuok. 

Syahrul Aidi Maazat menambahkan, namun akhir-akhir ini sudah tertutup gulma yang mengelilingi permukaan danau, oleh sebab itu atas kesepakatan tokoh masyakarat dan sudah dilakukan komunikasi dengan Kementerian PUPR perlu dilakukan revitalisasi.

"Alhamdulilah berkat perjuangan bersama sama-sama dengan teman-teman Komisi V pembangunan disetujui dan sudah kita lihat bersama-sama hasilnya," jelas Syahrul Aidi Ma’azat. 

"Semoga pembangunan revitalisasi Danau Bokuok ini memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat dengan pemanfaatan kawasan wisata untuk UMKM maupun sebagai destinasi wisata yang representatif," jelas Syahrul Aidi Ma'azat. 

Syahrul Aidi Ma’azat menambahkan, untuk tahap kedua  sudah melakukan komunikasi untuk pembangunan sarana pendukung seperti jalan sekitar danau maupun  akses yang mendukung Danau Bokuok sebagai tempat yang indah, bagus alami dan menyenangkan.

Sementara itu, Kepala BWS Sumatera III Ir Sahril Sp PSDA bersama dengan Direktur Air Tanah dan Air Baku BWS Sumatera III Agus Rudianto mengatakan, bahwa sebelum revitalisasi danau ini hanya seluas 7 hektare, namun setelah dilakukan pembersihan saat ini seluas  21 hektare. 

‘’Fungsinya untuk menjadikan Danau Bokuok sebagai sarana konservasi dan fasilitas penanggulangan banjir, dengan tidak menghambat fungsi atau potensi pariwisata yang sudah ada sebelumnya," Kata Sahril. 

‘’Kegiatan yang dilakukan adalah menambah kedalaman danau, perluasan areal tampungan, pembangunan outlet dan peninggian tanggul sekeliling danau," jelasnya.*** (Inf)