TERKINI
Bupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas Organisasi

Pemprov Riau Akan Mendistribusikan Penerima BLT Setelah Data dari Pemko Pekanbaru Valid

Pemprov Riau Akan Mendistribusikan  Penerima BLT  Setelah Data dari Pemko Pekanbaru Valid

Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan anggaran sebesar Rp300 ribu per KK, bagi masyarakat Kota Pekanbaru yang terdampak Covid-19, dan penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemko Pekanbaru. Namun sayangnya sampai saat ini Pemprov Riau belum menerima data valid penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), padahal Pemko Pekanbaru telah menerapkan PSBB tahap kedua.

Anggaran yang telah tersedia di APBD Riau ini akan diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Riau terdampak Covid-19, dan akan disalurkan kepada daerah yang telah menetapkan PSBB dan menyerahkan data valid ke Pemprov Riau melalui Dinas Sosial, by name by addres. Anggaran yang tersedia sebanyak Rp198 Miliar.

Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Riau, Syahrial Abdi yang juga Asisten III Setdaprov Riau ini, mengatakan, Pemprov Riau telah menyiapkan anggaran sebelum Pemko menetapkan status PSBB yang pertama. Namun sampai saat ini belum ada data lengkap dari Pemko Pekanbaru.

“Permintaan data dan sesuai kesepakatan, data terkait dengan jumlah yang dikonfirmasi sebanyak 45.625 KK. Namun sampai saat ini kita belum menerima data itu, dari informasi Dinas Sosial Riau yang baru diserahkan baru 2.120 KK dari 46.625 KK yang akan dibantu,” jelas Syahrial Abdi, Ahad (10/5/2020).

“Jadi 45.625 KK yang akan disampaikan tersebut menjadi bagian skema bantuan pemprov, yang jelas sampai hari ini jumlah tersebut belum terpenuhi oleh Pemko Pekanbaru. Kabupaten Kota yang lain sudah menyiapkannya, dan kita sudah menganggarkan anggaran sebesar Rp198 Miliar,” tambahnya.

Dijelaskan Syahrial, Pemprov Riau, telah mengadakan rapat bersama Pemko Pekanbaru. Dimana Pemko akan memenuhi persyaratan penerima BLT dari Pemprov Riau, melalui bantuan keuangan (Bankeu) khusus.

“Mereka berjanji akan memenuhinya pada minggu depan. Tidak lebih dari hari Rabu depan datanya sudah diserahkan kepada kita. Setelah kami mengadakan rapat bersama Pemko Pekanbaru,” jelas Syahrial.

Sebagaimana diketahui, Pemko Pekanbaru telah mendata sebanyak 15.625 KK penerima bantuan sosial bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Namun data yang diserahkan Pemko Pekanbaru ini merupakan data dari Mensos. Selanjutnya Pemko Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan lagi sebanyak 30.000 paket sembako kepada masyarakat Pekanbaru terdampak covid-19.

Namun sayangnya data yang sudah ada pada Pemko tersebut tidak serta merta diserahkan ke Pemprov terhadap masyarakat penerima sembako, baik dari Mensos maupun dari Pemko Pekanbaru sendiri sebanyak 45.625 KK.