TERKINI
Penanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi IslamiSengit dan Meriahkan HUT RI Ke-81, RW 002 Sabet Gelar Juara Turnamen Voli Putri Desa Bukit RanahRakornas Forkopimda di Batam, Dihadiri Bupati Bengkalis, Perkuat Sinergi Pemerintah

Bagi Pelaku Usaha, DPMPTSP Kampar Berikan Kemudahan dan Membuat LKPM

Bagi Pelaku Usaha, DPMPTSP Kampar Berikan Kemudahan dan Membuat LKPM

KAMPAR - Melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan nilai investasi dalam daerah.

Mengingatkan kepada semua pelaku usah agar membuat dan melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala (pertriwulan) menjadi salah satu upaya yang dilakukan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir. Zulia Dharma Melalui Kabid Perencanaan Pengembangan Iklim, Promosi Pengendalian, El Bariza, SE, Rabu (24/5/2023).

turut akan mendapatkan teguran yang bila tidak dibuat juga bisa dibekukan sementara izin-izin pelaku usahanya tersebut,” tegasnya.

El Bariza juga mengatakan, bahwa pencapaian investasi kabupaten Kampar pada triwulan I saat ini bertotal 1,7 Triliun dari target yang diberikan Pemprov sebesar 2,5 Triliun.

“Sedangkan untuk rinciannya, PMDN dengan jumlah nilai investasi 1,070,441,100 Triliun sedangkan PMA investasinya 665,569,320 Miliar. Sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan tertinggi nilai investasinya dari keduanya. Pastinya kita terus berupaya bagaimana nilai investasi ini meningkatkan lagi,” ungkap El Bariza.

El Bariza juga mengungkapkan, bahwa tingkat kepatuhan pelaku usaha di Kampar sendiri sudah baik meski ada beberapa pelaku usaha yang perlu mendapatkan teguran dulu.

“Rata-rata pelaku usah kalau sudah kita sampaikan itu mereka mau melaporkan. Rata-rata patuhlah di Kampar ini, tentunya kami berharap tingkat kesadaran ini meningkat,” ujar El Bariza.

El Bariza juga menyebut, bahwa DPMPTSP Kampar sendiri tidak hanya memperhatikan bagaimana nilai investasinya meningkat, akan tetapi produktivitas pelaku usaha dan UMKM kecil juga menjadi prioritas.

“DPMPTSP Kampar kedepannya juga berencana mengadakan Bimtek kepada para pelaku usaha dan UMKM kecil untuk meningkatkan produktivitas mereka lebih baik dan memberikan pemahaman agar mereka mematuhi dan melakukan kewajibannya sebagai pengusaha,” pungkas El Bariza.