TERKINI
Dishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka BupatiJMSI Kampar Gelar Rapat Konsolidasi, Segera Urus Legalitas OrganisasiJelang Rapat Konsolidasi, Plt Ketua JMSI Kampar Ungkap Respons Positif Bupati Ahmad Yuzar17 Pejabat Eselon lll dan IV Dilantik Wabup Kampar MishartiKPU Kampar Melakukan Memutakhirkan Daftar Pemilih BerkelanjutanProgres Fisik RLH 79 Unit Dinas Perkim Kampar Melampaui Target, Pencapaian Naik Signifikan 69 PersenHarga BBM Eceran Tembus Rp15 Ribu, GMNI Bengkalis Soroti Lemahnya Pengawasan Disperindag BengkalisKejar Target 100 Persen di Akhir Tahun, Dinas PUPR Kampar Fokus Percepatan dan Penyesuaian AnggaranDirektur Jenderal Pemasyarakatan RI Berikan Arahan, Jadi Penguat Kinerja Kanwil Ditjendpas Riau

Rakornas Penanggulangan Bencana 2023 Dihadiri Pj Bupati Kampar

Rakornas Penanggulangan Bencana 2023 Dihadiri Pj Bupati Kampar

KAMPAR - Penjabat (Pj) Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM, menghadiri sekaligus mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penanggulangan Bencana Republik Indonesia Tahun 2023. Rakornas tersebut digelar di Jakarta Internasional Ekpo di Provinsi DKI Jakarta.

Rakornas tersebut dibuka Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Keuangan Srimulyani dan Kepala (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) BNPB Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. sejumlah Menteri serta seluruh Kepala Daerah, Gubernur, Bupatil/Walikota se-Indonesia dan seluruh Kepala BPBD Provinsi dan Kabupaten. (2/3)

Dalam keterangan usai mengikuti Rakornas tersebut Pj. Bupati Kampar menjelaskan sesuai arahan dari Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, satuan kerja yang ada di daerah untuk mengutamakan penganggaran dana khusus untuk penanggulangan bencana, Ia juga meminta kepada Kepala BPBD Kampar untuk memberikan ruang bagi penganggaran dana penanggulangan bencana daerah.

“Penganggaran Bencana daerah sekarang menjadi urusan wajib bagi seluruh kepala Daerah untuk melakukan penganggarannya”ujarnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Kampar pada dasarnya yang sering terjadi adalah bencana banjir, mengutip dari pernyataan Presiden RI, jika daerah rawan banjir dan tanah longsor hendaknya jangan membangun didaerah yang rawan banjir tersebut, upaya yang memiliki sejumlah tujuan yakni untuk mengenali risiko, penyadaran akan risiko bencana, perencanaan penanggulangan atau Mitigasi.

Ia juga menyampaikan dengan adanya Rakornas Penanggulangan bencana ini BPBD dan TAPD harus benar-benar fokus dalam upaya penganggarannya, jangan sampai dalam setiap APBD tidak dianggarkan.

“Tim TAPD dan BPBD Kampar harus Fokus dalam penganggaran penanggulangan Bencana daerah ini”ujarnya pula.

Ia juga mengatakan, bahwa anggaran penanggulangan bencana daerah ini sekarang bukan saja berasal dari dana tanggap darurat saja, ditambah dari khusus penganggaran disetiap tahunnya.

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan secara geografis, Indonesia terletak pada zona pertemuan lempeng-lempeng besar dunia yakni Lempeng Eurasia, Indo-Australia, Pasifik, dan Filipina. Kawasan Indonesia memiliki banyak patahan aktif yang mengakibatkan sering terjadinya gempa bumi. Aktivitas tektonik menyebabkan terbentuknya deretan gunung api di sepanjang pulau Sumatra, Jawa-Bali-NusaTenggara, pulau-pulau di sebelah utara Sulawesi-Maluku, hingga Papua. Deretan gunung api Indonesia merupakan bagian dari deretan gunung api Asia-Pasifik.

Presiden juga menyampaikan dihadapan 5000 peserta Rakornas bahwa Kepala Daerah wajib memasukan anggaran penanggulangan bencana daerah disetiap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dimasing-masing daerah, agar dana bukan saja berasal dari dana tanggap darurat saja tetapi juga ada dari APBD.