TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Vaksinasi Tahun 2022 Capai 90 Persen, Disbunnak Keswan Kampar Terus Memberikan KIE Kepada Masyarakat

Vaksinasi Tahun 2022 Capai 90 Persen, Disbunnak Keswan Kampar Terus Memberikan KIE Kepada Masyarakat
Kepala Disbunakkeswan Kampar, Ir Syahrizal melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavit, Drh. Deyus Herman

KAMPAR - Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar terus berupaya untuk melakukan Vaksinasi terhadap hewan ternak.

Dimana, di tahun 2022 sudah mencapai 90 persen vaksinasi terhadap hewan ternak.

Dalam situasi Wabah PMK, sudah membuat Tim Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan.

Untuk mengawasi dan mengantisipasi setiap hewan yang masuk ke Riau dari Sumbar dan Sumut, Cek Poin terus difungsikan yang ada di Kecamatan XIII Koto Kampar.

"Kalau ada yang sakit kita Vaksinasi, dan juga memberi Komunikas Informasi dan Edukasi (KIE) terhadap masyarakat," kata Kepala Disbunakkeswan Kampar, Ir Syahrizal melalui Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavit, Drh. Deyus Herman, Selasa (21/12)22).

Ia menuturkan, bahwa KIE diberikan terhadap masyarakat untuk meyakinkan penyakit yang dialami ternak bisa disembuhkan.

"Ke depan, kita akan terus memberikan Komunikasi Informasi dan Edukasi terhadap masyarakat," pungkas Deyus.