TERKINI
Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026

Tingginya Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak, PAD Sektor Pajak Ranmor Capai Target

Tingginya Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak, PAD Sektor Pajak Ranmor Capai Target
Saat Kepala Bidang Pajak Darah Bapenda Provinsi Riau, Muhammad Sayoga,SE,M.Si saat dikonfirmasi lenteranews.co, Senin (13/12/2022).

PEKANBARU - Badan Pendapatan Daeran (Bapenda) Riau memiliki target realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Riau tahun 2022.

Dimana, sudah terealisasi 100 persen lebih sampai 12 Desember 2022, sektor PKB telah terealisasi sebesar Rp. 1,243. triliun atau 100,55 persen dari target sebesar Rp 1,236 triliun.

"Target ini bisa terwujud berkat kerja keras dan kerjasama yang terjalin dengan baik antara Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Riau, Bapenda Provinsi Riau dan PT Jasa Raharja (Persero ) Cabang Riau,” kata Kepala Bidang Pajak Darah Bapenda Provinsi Riau, Muhammad Sayoga,SE,M.Si kepada lenteranews.co, Senin (13/12/2022).

Ia mengemukakan, untuk penerimaan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) telah terealisasi sebesar Rp 1.083 triliun atau 102,88 persen dari target 1.052 teriliun.

Menurutnya, tercapainya target PAD dari sektor kendaran bermotor itu karena tingkat kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat dan membaiknya kondisi ekonomi Provinsi Riau.

Untuk capaian target pajak kendaran bermotor ini, Gubernur Riau sudah mengeluarkan 2 (dua) surat edaran kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor berplat nomor Non BM surat edaran ini sifatnya imbauan.

"Karena untuk diwajibkan menggunakan berplat nomor BM tidak bisa, karena pada UU Lalulintas dan Angkutan Jalan STNK berlaku Nasional,” bebernya.

Ia juga berharap, perusahaan yang mengoperasikan kendaraannya di Riau hendaknya menggunakan plat nomor BM sebagai tanggung jawab moral beroperasi di Riau.

"Kemarin kami berkunjung di beberapa perusahan dan sudah ada sebagian kendaran bermotornya menggunakan plat nomor BM, prioritas kita berkunjung ke pengusaha jasa transportasi," tukasnya lagi.

Dari kunjungan tersebut, lanjutnya, masih banyak terlihat pelaku usaha yang menggunakan plat non BM.

"Saya berharap, pelaku usaha mau menggunakan kendarannya operasional dengan plat nomor BM, dengan demikian tentu akan menambah penghasilan PAD Riau dari pajak kendaraan," ulas Sayoga.

Ia menjelaskan, tentunya pelaku usaha yang telah menggunakan kendaraannya berplat BM tersebut, memiliki kepatuhan dalam membayar pajak kendaraanya.

Bukan pilihan tepatnya memaksa, artinya pajak modal pembangunan kita.

"Ini jalannya roda pemerintahan bersumber dari pajak, karena kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan dari Dana Bagi Hasil (DBH) sumberdaya alam kita, dan tidak mungkin sumber daya alam kita tidak menurun setiap tahun,” pungkas Sayoga.

Sumber: Dedy Pratama