TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

Angka Kelahiran di Kampar meningkat, DPPKBP3A Kampar Terus Berupaya Distribusikan Alkon KB

Angka Kelahiran di Kampar meningkat, DPPKBP3A Kampar Terus Berupaya Distribusikan Alkon KB

KAMPAR - Meningkatnya angka kelahiran di Kabupaten Kampar menjadi salah satu tugas bagi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) dalam pengendalian penduduk di tengah masyarakat Kabupaten Kampar.

Kepala Dinas DPPKBP3A, Edi Afrizal melalui Kabid KB, Dwi Andriani menyebutkan bahwa bidang KB memiliki target setiap tahunnya dalam pendistribusian alkon (alat kontrasepsi) kepada acceptor yang tersebar di Kabupaten Kampar ini.

"Setiap tahunnya kita dari bidang KB memiliki target pencapaian dalam pelaksanaan tugas, yang salah satunya mendistribusikan alat kontrasepsi kepada acceptor yang berada di Kabupaten Kampar," ungkap Dwi Andriani, Senin (7/11/2022).

Ia menuturkan, di tahun 2022 ini kita telah memberikan 761 pemasangan Intra Uterine Device (IUD) atau biasa juga disebut sebagai KB spiral.

"IUD adalah sebuah alat kontrasepsi berbahan plastik yang memiliki bentuk seperti huruf 'T' dan dipasang di dalam rahim untuk mencegah kehamilan," beber Dwi Andriani.

Ia mengemukakan, pelayanan MOW adalah prosedur sterilisasi pada wanita yang bertujuan untuk mencegah kehamilan permanen sebanyak 95 acceptor, implant dengan jumlah pelayanan 2.423 acceptor,  MOP sebanyak 4 acceptor, dan pencabutan implant sebanyak 65 acceptor.

"Kami menyadari bahwa kinerja yang telah kami lakukan masih belum mencapai 100%, namun kami akan selalu berupaya melakukan semua tugas kami di bidang KB ini secara optimal," pungkas Dwi.