Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Riau tahun 2021. Rabu, 23 April 2020, di Gedung Daerah.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, memimpin lansung Musrenbang ini yang bertemakan, "Memantapkan Pengembangan Industri, Pertanian, Pariwisata Yang Mendorong Perdagangan dan Jasa Untuk Meningkatkan Daya Saing Ekonomi", untuk pertama kalinya dilakukan secara online melalui Video Conference (Vid-Con)
Dalam Musrembang tersebut, Gubernur Syamsuar paparkan arah Rencana Pembangunan dengan para Bupati/walikota se Riau, Forkopimda serta para Pejabat di lingkungan Pemprov Riau.
Gubri Syamsuar mengatakan, Musrenbang ini dirumuskan dalam berita acara kesepakatan ditandatangani Kepala Badan Litbang dan kepala perangkat daerah serta perwakilan pemangku kepentingan.
"Selanjutnya, sebagai bahan masukan dalam penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2021 memuat program kegiatan yang ditetapkan berdasarkan kapasitas Real dan kemampuan keuangan daerah," jelas Syamsuar.
Ia menjelaskan, sebagaimana tertuang dalam dokumen RPJM D Riau 2019-2024, dimana visi gubernur dan wakil gubernur Riau tahun 2019-2024 adalah terwujudnya Riau yang sejahtera bermartabat Dan unggul di Indonesia.
Sebagai bahan masukan dalam penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2021, kita memuat program dan kegiatan yang ditetapkan berdasarkan kapasitas riil sesuai dengan kemampuan keuangan daerah," ucap Gubri.
Disebutkannya, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019 - 2024 dimana visi gubernur dan wakil gubernur Riau tahun 2019 - 2024 adalah terwujudnya Riau yang sejahtera, bermartabat dan unggul di Indonesia
"Maka dalam mewujudkan visi yang dimaksud pada akhir periode masa jabatan akan dirumuskan beberapa fungsi diantaranya, pertama, mewujudkan sumber daya manusia yang beriman berkualitas dan berdaya saing global melalui pembangunan manusia seutuhnya," katanya.
Kemudian kedua, pembangunan infrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan.
Ketiga, menunjukkan pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing.
Keempat, wujud budaya Melayu sebagai payung negeri yang mengembangkan pariwisata yang berdaya saing. Dan kelima, munculkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang prima berbasis teknologi informasi.
"Dan yang terpenting adalah memperhatikan permasalahan dan isu strategis Pembangunan Daerah," tukasnya.
Sebab, perencanaan pembangunan yang akan memberikan makna pembangunan serta menyentuh langsung kepada masyarakat berdasarkan hasil evaluasi Pembangunan Daerah.
Dalam Musrenbang ini, Gubernur Riau didampingi Wakil Gubernur Edy Nasution, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan, dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana Jaya, dan Undangan lain nya melalui Vid-con.




