TERKINI
Jelang Hari Keselamatan Berlalu Lintas 2026, Polantas Karib Rangkul Ojol: Edukasi KeselamatanTHM Menjamur, LSM Bara Api Desak Gubri dan Pemko Bongkar Izin Hollywood - DragonPenanganan Karhutla di Kampar Dilaporkan Kondisi Nol Hotspot Titik Panas Berkat KerjasamaDPC GMNI Bongkar Penyebab Tunda Bayar Bengkalis: Utang Rp923,9 Miliar Bebani APBD 2024-2026Pemadaman Titik Api di Lahan Desa Rimbo Panjang, Bupati Didampingi Wabup Turun LangsungPekan Ceria Didikan Subuh, Tingkatkan Semangat dan Kreativitas Anak di Desa Renak DungunPuncak HUT RI ke-81 di RW 03 Keramat Sakti Berlangsung Meriah, Dihadiri Anggota DPR RI, Syahrul AidiMerah Putih Berkibar di Senja Hari, Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rokan Hulu Berjalan SuksesKhidmat dan Megah, Pemkab Rokan Hulu Gelar Upacara Puncak Peringatan HUT RI ke-81Upacara Bendera Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Dipimpin Bupati Kampar, YuzarDesa Pulau Sarak Meriahkan Hari Kemerdekaan Dengan Pawai dan Santunan Anak Yatim Serta Makan BersamaFestival Anak Sholeh Digelar Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Dorong Generasi Islami

DPPKBP3A Terus Lakukan Pencegahan, Stunting di Kampar Sudah Ditemukan Penurunan

DPPKBP3A Terus Lakukan Pencegahan, Stunting di Kampar Sudah Ditemukan  Penurunan

KAMPAR - Dinas pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar melakukan kegiatan audit Stunting.

Dimana, kegiatan itu terdiri dari Tim Pakar, Tenaga Gizi, Tenaga Ahli Gizi, Spesialis Anak, Kandungan dan Psikolog.

Audit yang dilakukan di setiap Desa per 6 Bulan secara terpisah, sebelumnya Audit sudah dilakukan yaitu Desa Naumbai, Kecamatan Kampar dan Desa Koto Tuo Kecamatan Xlll Koto Kampar.

"Hasilnya kita temukan dari 30 anak, ada 7 anak yang memang Stunting dibawah umur dua tahun yang harus kita perhatikan dan ibu hamil, karena yang kita temukan itu betul betul kurang mampu keluarganya," kata Kadis PPKBP3A Kampar, Edi Afrizal, (3/11/22).

Dalam temuan Audit itu, katanya, DPPKBP3A Kampar yang bekerjasama dengan Perusahan dan Kesehatan, bagi anak yang ditemukan penyakit akan diberikan perawatan kebutuhan gizinya.

"Kemaren kita dapat bantuan dari PTPN V untuk kebutuhan gizinya melalui bapak asuh anak Stunting, anak tersebut diberikan makanan 6 bulan lamanya, dengan nominal dua juta tujuh ratus " tandas Edi Afrizal.

Ia menjelaskan, setelah 6 bulan itu akan dilakukan Audit lagi dan akan dipantau lagi anak tersebut bagaimana perkembangannya dan akan kita koordinasikan dengan Pemda dan Sekda untuk di Audit semuanya.

"Audit yang kita lakukan seluruh yang ada di Kabupaten Kampar dari 1.300 kita temukan anak yang Stunting 890 orang," beber Edi Afrizal.

Setelah itu, lanjutnya, kita akan terus memantau terus dari 890 dan kita akan laporkan ke Bupati, hasil Auditnya akan kita cari solusinya bagaimana anak yang lapar tersebut untuk dapat dipenuhi gizinya.

"Dari per Januari, kita mendapatkan penurunan. Kita terus melakukan pencegahan supaya anak anak yang lahir kedepannya tidak terjadi Stunting dan ini kita bimbing terus," pungkas Edi Afrizal.