TERKINI
Konferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 Peserta

Unjuk Rasa, Aksi Dorong dan Pasang Tenda, Personil Gabungan Siaga

Unjuk Rasa, Aksi Dorong dan Pasang Tenda, Personil Gabungan Siaga

ROHUL - Ratusan masyarakat Dusun tiga Sei Murai, Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darusalam dan masyarakat Desa Teluk Sono Kecamatan Bonai Darusalam Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mengelar aksi unjuk rasa menuntut Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu agar segera mengeluarkan SP 3 dan Penghentian Sementara Operasional PT. Hutahean, Rabu sore (20/7/2022). 

Tidak hanya sampai di situ, masyarakat juga meminta pengembalian lahan yang di garap di Luar IUP oleh PT Hutahean Seluas 1.200 Hektare.
 
Aksi unjuk rasa yang semula berlangsung damai, berubah menjadi ricuh. Saling Dorong antara Satpol PP Rohul dengan masyarakat yang mencoba masuk ke dalam Kantor Bupati Rokan Hulu tak terelakkan. 

Situasi tersebut menyebabkan salah seorang anggota Satpol PP tumbang dan harus di gotong ke Ambulance untuk mendapatkan perawatan. 

Masyarakat yang kesal akhirnya bisa ditenangkan setelah Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Muhamad Zaki S.Stp menemui warga.

Dalam orasinya, Kordinator Aksi Irwansyah mengatakan masyarakat Dusun Sei Murai dan Desa Teluk Sono mendukung penuh Pemkab Rohul dalam menegakkan aturan dan menindak perusahaan nakal seperti PT. Hutahean.  

'Kami meminta Bupati Rohul dimana, dalam SP 2 tertanggal 31 Mei 2022, pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan secara tegas, akan menghentikan operasional PT Hutahean jika hingga 30 Juni 2022 tidak mengurus perizinan sesuai aturan Undang-undang,.

'Terkait ijin masalah lahan seluas 1.200 hektar, pemerintah kami nilai lalai dalam menanggapi SP 2 dan perjuangan kita sebagai masyarakat sudah berjalan dua tahun, ucap Irwansyah di Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah, Kamis (21/7/2022).

Dia juga meminta kepastian waktu kepada Pemkab Rohul kapan akan melakukan Eksekusi terhadap SP 2 yang sudah di keluarkan.

Namun ironisnya, sudah satu bulan berlalu, Ultimatum Pemkab Rohul itu tak kunjung direalisasikan sehingga membuat masyarakat geram dan menduga ada "main mata" antara Pemerintah dengan pihak perusahaan.

'Kenapa Pemerintah takut dan bisa dibuat kalah oleh PT. Hutahean, kita berdiri di atas peraturan penegakkan hukum, tegas Irwansyah.

Sementara itu, Sekda Rohul Muhamad Zaki S.Stp mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut. 

Ia juga meminta masyarakat bersabar karena pemerintah harus mempersiapkan sematang mungkin sebelum mengambil keputusan sehingga tidak ada celah hukum bagi PT Hutahean untuk menggugat keputusan pemerintah yang akan di putuskan nanti. 

'Kami meminta masyarakat bersabar dalam mempersiapkan sematang mungkin sebelum mengambil keputusan, beber Muhamad Zaki.

Terlihat, personil TNI Polri bersama Satpol PP Rohul memantau kegiatan aksi unjuk rasa.

Ditempat yang sama, Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Serda Dedy Nofery Samosir menjelaskan, dalam kegiatan pemantauan aksi unjuk rasa berjalan dengan aman.

'Dari pantauan, kegiatan aksi unjuk rasa berjalan dengan aman dan tertib. Warga juga membubarkan diri sebelum pukul 18.00 wib, tutup Serda Dedy Nofery Samosir.

Diakhir kegitan unjuk rasa, tampak personil gabungan membantu warga dalam menurunkan tenda di depan gerbang pintu masuk kantor Bupati Rohul.

Sumber: Pendim 0313/KPR