TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Pandemi Corona, Pemprov Riau Siapkan Bantuan Uang Tunai Untuk Setiap KK

Pandemi Corona, Pemprov Riau Siapkan Bantuan Uang Tunai Untuk Setiap KK

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyiapkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 300.000 per bulan untuk setiap Kepala Keluarga (KK) selama tiga bulan kedepan.

Pemberian bantuan tersebut dalam rangka membantu ekonomi masyarakat yang berdampak akibat Coronavirus Disease 19 (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, usai menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT RAPP di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Rabu (08/04/2020).

"Riau menyiapkan anggaran yang akan diberikan kepada masyarakat Rp 300.000 per KK," katanya.

Jelas Gubri, pemberian bantuan ini tinggal menunggu kesiapan dari masing-masing kabupaten/kota se Riau.

Ia menginginkan, bantuan berupa uang tunai diberikan Pemprov Riau, sedangkan bantuan sembako dari masing-masing kabupaten kota.

"Kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing kota, jadi masyarakat bisa makan dengan sembako dari daerah dan bisa membeli tambahan dari bantuan provinsi," terangnya. (MCR)