TERKINI
Ade Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab RampungWabup Kampar, Misharti Perkuat Sinergi BGN dan Satgas MBG, 13 Dapur SPPG di Kampar Siap BeroperasiSosialisasi Pemda dan BGN Kawal MBG, Mitra Yayasan Indra Noval Sampaikan Apresiasi Pada Wabup KamparKetua Satgas MBG Dijabat Wabup Kampar, Misharti Pimpin Sosialisasi MBG, Imbau Patuhi SOP dan AturanSinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Kampar Minta LAK Optimalkan Pembinaan Anak KemenakanWakil Bupati Kampar, Misharti Lantik Pengurus SOIna dan Lepas Kontingen Atlet Menuju PeSONas II 2026Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Membuka MTQ ke-55 di Gunung Sahilan, Diikuti 642 PesertaTingkatkan Kompetensi Guru, Gugus III Bantan Gelar Pelatihan Papan Interaktif Digital di SDN 26

Ini Pengakuan Ketua KPPS TPS 7 Pilkades Tanjung Koto Kampar Hulu

Ini Pengakuan Ketua KPPS TPS 7 Pilkades Tanjung Koto Kampar Hulu

BANGKINANG - Pasca dikalahkannya calon Kepala Desa Tanjung Koto Kampar Hulu, Nasrullah setelah proses penghitungan ulang surat suara pada 16 Desember 2021 lalu, yang salah satu sebabnya ditemukan suara suara pada TPS 7 yang tak ditandatangani oleh Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Rina Mahdalena selaku Ketua KPPS TPS 7 membuat pengakuan mengejutkan.

Ia mengungkapkan, pada saat penghitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 24 November 2021 tidak ditemukan surat suara yang tidak ditandatangani tersebut.

"Itu heran kami, pas penghitungan surat suara pertama tidak ada surat suara yang tidak ditandatangani tersebut," ujar Rina Mahdalena.

Akibat tidak disahkannya surat suara yang tidak ditanda tangan ini, secara otomatis satu suara untuk Nasrullah kemudian dianulir. Berkurang lah perolehan suara calon kepala desa nomor urut 3 ini.

Bahkan, Rina Mahdalena menyampaikan pengakuannya itu melalui surat pernyataan tertulis bermaterai. Dalam surat pengakuan tersebut Mahdalena menyatakan;

Dengan ini menyatakan dengan sebenarnya bahwa kertas suara yang tidak ditandatangan bukanlah surat TPS saya yaitu TPS 7. Dan tulisan yang tertera angka 5 dan 7 bukanlah tulisan tangan saya, yang ditemukan waktu penghitungan ulang surat suara pada tanggal 16 Desember 2021.

Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya tanpa paksaan dan tekanan dari pihak manapun. Dan saya bersedia memberikan keterangan bila diperlukan.

Surat pengakuan Rina Mahdalena ini tertanggal 24 Desember 2021 lalu.

Masyarakat Desa Tanjung Koto Kampar Hulu hingga kini masih menunggu kepastian kapan kepala desa terpilih mereka akan dilantik.

Menurut warga, pelantikan kepala desa terpilih yang telah disahkan oleh pleno desa pada Kamis, 25 November 2021 lalu tidak hanya bentuk penghormatan hasil pilihan demokrasi warga tapi juga sebagai bentuk ketundukan pada aturan dan regulasi yang ada. 

Hal itu diutarakan oleh salah seorang pendukung calon Kepala Desa Nasrullah saat berdemo di kantor bupati pada Senin, 20 Desember 2021 lalu.

Meski telah memasuki bulan Januari tahun 2022, Pemda Kampar hingga saat ini belum juga melantik kepala desa terpilih Desa Tanjung.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dinas PMD Kabupaten Kampar, Zamhur ketika dikonfirmasi wartawan, pada Rabu, 5 Januari 2022, mengatakan, saat ini belum ada keputusan tentang pelantikan kepala desa terpilih di Tanjung Koto Kampar Hulu. 

Saat ini belum ada keputusan tentang pelantikan kepala desa terpilih di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu," kata Zamhur

(***)