TERKINI
Pencarian Pemuda Tenggelam Melompat di Jembatan Rantau Merangin, Dihentikan Tim Sar BPBD KamparLantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis

Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus

Disnaker Ajukan 25 Ribu Orang Pekerja Terdampak Covid-19 Dapat Stimulus

 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru sudah mengusulkan 25.000 orang untuk memperoleh stimulus dari Kementrian Tenaga Kerja. Mereka adalah pekerja di sektor informal dan UMKM.

Para pekerja mendapat stimulus karena terkena dampak Covid-19. Kuota yang tercatat di Provinsi Riau mencapai 98.000 orang.

"Kita minta perpanjangan waktu pengusulan, agar semua pekerja yang terkena dampak bisa mendaftar ikut program Itu," jelas Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johnny Sarikoen, Rabu (8/4/2020).

Ada dua cara untuk stimulus pekerja yang kena dampak Covid-19. Cara pertama bagi pekerja yang terkena dampak langsung di sektor informal dan UMKM. 

Mereka nantinya bisa mendaftar secara online. Proses seleksinya pun secara online. 

Mereka yang lulus seleksi mendapat stimulus Rp 600.000 selama empat bulan.

Ada juga pekerja yang hendak mendapat pelatihan kerja bisa memilih lembaga latihan. Nantinya bisa mendapat latihan secara gratis.

Mekerja yang terkena dampak virus corona masih punya kesempatan ikut kedua program ini.

"Tahap dua juga sudah berlangsung awal pekan ini," terangnya. (Kominfo)