TERKINI
Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis Disbunnak Keswan Kampar Sosialisasikan Syarat Pengajuan PSR ke Koperasi dan Kelompok Tani

Tak-Ada-Larangan- Pemko-Rumah-Makan-Beroperasi

Tak-Ada-Larangan- Pemko-Rumah-Makan-Beroperasi

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Kabag Humas, Mas Irba Sulaiman, Minggu (29/3/2020) mengatakan, rumah makan dan sejenisnya tetap beroperasi seperti biasa.

Namun demikian, dirinya mengingatkan pengelola agar tempat yang disediakan bagi pengunjung memiliki jarak antara satu dengan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus corona.

"Boleh, tidak ada larangan untuk buka. Akan tetapi untuk di bungkus bawa pulang. Tempat makan yang disediakan berjarak dan ini hanya untuk saudara-saudara yang menempuh perjalanan jauh seperti dari Medan mau ke Jakarta atau sebaliknya dan tempat yang disediakan juga harus terbatas," jelas Mas Irba Sulaiman.

"Dianjurkan maksimal 15 orang jika rumah makannya skala besar. Tapi tetap kalau bisa dengan system take away (dibawa pulang)," sambung mantan Kabid Perdagangan DPP Kota Pekanbaru ini.

Hal ini disampaikan Mas Irba Sulaiman menanggapi keresahan pengelola rumah makan, apakah usaha yang dijalankan masih bisa beroperasi seperti biasa.

Seperti disampaikan salah seorang pengelola rumah makan di Jalan Hang Tuah, Delvi Carano (45). Dirinya mendapatkan informasi sejumlah rumah makan ditutup.

"Kalau kedai nasi bagaimana ceritanya. Apakah masih diperbolehkan bukak atau tidak. Saya dapat kabar saat belanja ke pasar, ada yang bukak dan ada juga yang tutup," ucap Delvi.(Kmf)

Sumber: (kmf)