TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

Tak-Ada-Larangan- Pemko-Rumah-Makan-Beroperasi

Tak-Ada-Larangan- Pemko-Rumah-Makan-Beroperasi

 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Kabag Humas, Mas Irba Sulaiman, Minggu (29/3/2020) mengatakan, rumah makan dan sejenisnya tetap beroperasi seperti biasa.

Namun demikian, dirinya mengingatkan pengelola agar tempat yang disediakan bagi pengunjung memiliki jarak antara satu dengan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan virus corona.

"Boleh, tidak ada larangan untuk buka. Akan tetapi untuk di bungkus bawa pulang. Tempat makan yang disediakan berjarak dan ini hanya untuk saudara-saudara yang menempuh perjalanan jauh seperti dari Medan mau ke Jakarta atau sebaliknya dan tempat yang disediakan juga harus terbatas," jelas Mas Irba Sulaiman.

"Dianjurkan maksimal 15 orang jika rumah makannya skala besar. Tapi tetap kalau bisa dengan system take away (dibawa pulang)," sambung mantan Kabid Perdagangan DPP Kota Pekanbaru ini.

Hal ini disampaikan Mas Irba Sulaiman menanggapi keresahan pengelola rumah makan, apakah usaha yang dijalankan masih bisa beroperasi seperti biasa.

Seperti disampaikan salah seorang pengelola rumah makan di Jalan Hang Tuah, Delvi Carano (45). Dirinya mendapatkan informasi sejumlah rumah makan ditutup.

"Kalau kedai nasi bagaimana ceritanya. Apakah masih diperbolehkan bukak atau tidak. Saya dapat kabar saat belanja ke pasar, ada yang bukak dan ada juga yang tutup," ucap Delvi.(Kmf)

Sumber: (kmf)