TERKINI
Buka Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 1 Salo, Wabup Kampar, Misharti Ajak Pelajar Berani Tolak NarkobaTabligh Akbar Bersama Ustaz Hanan Attaki, Wabup Kampar Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan UkhuwahTerima Penghargaan Nasional BAZNAS Kampar, Wabup Misharti: Prestasi Ini Kebanggaan MasyarakatWabup Kampar, Misharti Serahkan Piala Bergilir, Juara Umum MTQ Ke-55 Dipertahankan Kecamatan KamparWabup Kampar, Misharti Dorong Pesantren di Kampar Cetak Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045Syawal Nahkodai PWI Kampar 2026-2029, Wabup Misharti Tegaskan Pers Mitra Strategis PembangunanKonferensi VIII PWI Kampar, Wabup Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers dan Perkuat PersatuanAde Syaputra Ajak Warga Kampar Manfaatkan Pemutihan Pajak, Samsat Bangkinang Bagikan MaskerGerak Cepat, Wabup Kampar, Misharti Tinjau Turap Longsor di Penyesawan, Penanganan Segera DikajiKualitas Udara Masih Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Berlakukan PJJ 14-15 Oktober 2026Samsat Bangkinang Imbau Warga Kampar Manfaatkan Insentif Pajak, Tunggakan Dihapus hingga 40 PersenWabup Kampar, Misharti Tegaskan Kesiapan Lahan Program Sekolah Rakyat, Administrasi Pemkab Rampung

Ketua Pansus Masih Menunggu Data Dari Pemkab Kampar, Terkait 474 Kendaraan Dinas

Ketua Pansus Masih Menunggu Data Dari Pemkab Kampar, Terkait 474 Kendaraan Dinas
Foto Ilustrasi Kendaraan Dinas

KAMPAR - lenteranews.co, Terkait kendaraan dinas yang ada di Sekretariat Pemerintah Daerah ( Pemda) Kampar, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Aset DPRD Kampar merasa kesal.

Sebanyak 474 kendaraan, hingga hari ini pihak Pemkab Kampar belum menyerahkan data lengkap.

Sebelumnya, dalam pertemuan Pansus Aset bersama Pemda Kampar yang diwakili Asisten III sebulan yang lalu, Pansus sudah meminta data tersebut kepada Pemda Kampar.

"Kita sudah meminta kepada pihak Pemda Kampar untuk menyerahkan data lengkap terkait kenderaan dinas, namun hingga saat ini kita belum menerimanya," ujar Ansar dari Politisi PPP Kampar saat dikonfirmasi Via Selulernya, (25/08/2021).

Sesuai kesepakatan, lanjut Anshar, dalam pembahasan Pansus bersama pihak Pemda Kampar, penertiban kenderaan dinas ini akan segera di mulai mana yang ada terlebih dahulu.

"Padahal sebelumnya dalam pembahasan kemarin, kita sudah sepakat penertiban kenderaan ini akan kita mulai mana yang ada dulu, kalau memang roda empat yang ada itu didahulukan," katanya.

"Mana yang ada datanya serahkan ke kita, dan Senin nanti kita cek fisiknya bersama - sama," kata Anshar lagi.

Lebih lanjut, dikatakannya, namun untuk mencek kenderaan tersebut, tentu harus punya data, itu yang belum kita dapat hingga saat ini, gimana kita mau mencek.

"Dari 474, ada tiga ratus lebih kenderaan roda empat, itu dari informasi yang kita dapat kemarin, jangan cerita yang lain dulu, kalau memang dipinjam pakai sama siapa dipinjamkan dan dimana barang tu sekarang, kemudian ada tak surat serah terimanya," ujarnya.

Kita akan menunggu data tersebut hingga besok pagi Kamis (26/8), jika tidak ada berarti Pemda Kampar tidak serius dalam menyelesaikan masalah penertiban aset, pungkas Anshar. **