TERKINI
Lantik Pengurus IDI Bengkalis, Kasmarni: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Turunkan PelayananMeriahkan HUT RI Ke-81, Desa Bukit Ranah Gelar Turnamen Voli Putri dan Berbagai Lomba RakyatBRK Syariah Bangkinang Pastikan Dana CSR Masjid di Kampar Cair Agustus 2026GOW Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 LangginiPembinaan LPKA Pekanbaru Berbuah Hasil, Mantan Anak Binaan Kini Sukses BekerjaMahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis dan Pemdes Gelar Aksi Penghijauan di Desa Tanjung KulimHujan Deras Rendam Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Turun Tangan Urai Kemacetan Bantu Pengendara MogoPemkab Rohil, KONI dan PSSI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Sediakan Hidangan GratisDisbunnak Keswan Kampar Bantah Video Viral TikTok Terkait Jalan Produksi dan Bibit SawitHarga TBS Naik Lagi, Disbunnak Keswan Kampar Optimis Tingkatkan Kesejahteraan Petani LokalTingkatkan Kinerja Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Riau Gelar Rapat Teknis Disbunnak Keswan Kampar Sosialisasikan Syarat Pengajuan PSR ke Koperasi dan Kelompok Tani

6.800-Rapid-Test-Siap-Dibagikan-Untuk-Kabupaten/Kota-se-Riau

6.800-Rapid-Test-Siap-Dibagikan-Untuk-Kabupaten/Kota-se-Riau

 Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa sebanyak 6.800 Rapid test siap untuk dibagikan ke kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Jelas Gubri, selain rapid test, sejumlah vitamin, masker, kacamata dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi perawat juga siap untuk disalurkan.

Ia menerangkan, meskipun beberapa alat seperti vitamin dan lainnya belum tergolong dalam jumlah banyak. Namun jumlah tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Riau saat ini.

"Rapitest ada 6.800 yang akan dikirim. Kalau vitamin kedaerah yang banyak ODP saja," terangnya, saat melakukan peninjauan UPT Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sabtu (28/03/2020).

Ungkap Gubri, rapid test tersebut akan digunakan untuk tes bagi perawat serta ODP yang ada di Riau. Ia juga berharap, adanya Rapid test ini mampu memberikan hasil yang maksimal dalam menangani COVID19 saat ini.

"Nantikan di test semoga saja hasilnya negatif, kita berharap adanya alat ini bisa membantu kita dalam menangani COVID19 ini," ujarnya. (MCR)

Sumber: (MCR)