TERKINI
Bupati Kampar Tinjau Langsung Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Tapung HuluBupati Kampar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Makodim 0313/KPRBenteng Generasi Emas, Wabup Kampar Buka Sosialisasi P4GN di Kampar UtaraWabup Misharti Pimpin Apel Gabungan, Tegaskan Tiga Prioritas Pembangunan KamparBupati dan Wabup Kampar Buka Peluang Investasi dan Perkuat Silaturahmi Perantau di KarimunJalan Rusak di Sei Manasib Ditinjau Bupati Rohil, Segera Akan Dilakukan PerbaikanWabup Kampar, Misharti Ajak Seluruh Elemen Daerah Jadikan Pancasila Dasar Membangun Daerah HarmonisRapat Pleno Terbuka Digelar KPU Kampar, Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan III TahunDishub Kampar Gencar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir Melalui Tarif Berlangganan Kendaraan PerusahaanKadishub Kampar Sosialisasikan SI OCU PARKIR KAMPAR, Dorong Pembayaran Retribusi Parkir Non TunaiDirgahayu Harhubnas 2026, Kadis Aidil: Pentingnya Perhubungan Mendukung Aktivitas MasyarakatKadis Bunnak Keswan Kampar Hadiri Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura Yang Dibuka Bupati

6.800-Rapid-Test-Siap-Dibagikan-Untuk-Kabupaten/Kota-se-Riau

6.800-Rapid-Test-Siap-Dibagikan-Untuk-Kabupaten/Kota-se-Riau

 Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa sebanyak 6.800 Rapid test siap untuk dibagikan ke kabupaten/kota se Provinsi Riau.

Jelas Gubri, selain rapid test, sejumlah vitamin, masker, kacamata dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi perawat juga siap untuk disalurkan.

Ia menerangkan, meskipun beberapa alat seperti vitamin dan lainnya belum tergolong dalam jumlah banyak. Namun jumlah tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) Riau saat ini.

"Rapitest ada 6.800 yang akan dikirim. Kalau vitamin kedaerah yang banyak ODP saja," terangnya, saat melakukan peninjauan UPT Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Sabtu (28/03/2020).

Ungkap Gubri, rapid test tersebut akan digunakan untuk tes bagi perawat serta ODP yang ada di Riau. Ia juga berharap, adanya Rapid test ini mampu memberikan hasil yang maksimal dalam menangani COVID19 saat ini.

"Nantikan di test semoga saja hasilnya negatif, kita berharap adanya alat ini bisa membantu kita dalam menangani COVID19 ini," ujarnya. (MCR)

Sumber: (MCR)